Dikutip dari Reuters, bisnis ZTE di AS sempat dilumpuhkan pemerintah setelah diberlakukan larangan pada April lalu. pembuat peralatan telekomunikasi nomor dua di China ini dilarang membeli komponen teknologi AS selama tujuh tahun karena dianggap melanggar kesepakatan yang dicapai setelah tertangkap mengirim barang secara ilegal ke Iran dan Korea Utara.
Negosiasi dengan ZTE bermula ketika Menteri Perdagangan AS Wilbur Ross menuju ke Beijing akhir pekan ini untuk pembicaraan perdagangan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Perwakilan dari Departemen Perdagangan dan ZTE tidak segera menanggapi permintaan untuk komentar.
Bulan lalu, lewat cuitannya Trump mengatakan kepada para pejabat Perdagangan agar mencari cara bagi ZTE untuk kembali berbisnis di AS.
Lihat juga:Trump Perintahkan Cabut Larangan Bisnis ZTE |
Namun, masalah ini membesar di kongres, di mana Demokrat dan rekan Republik Trump telah menuduhnya tunduk pada tekanan dari Beijing untuk membantu sebuah perusahaan yang telah dicap sebagai ancaman bagi keamanan nasional AS.
ZTE yang menangguhkan operasi besar pada Mei, sangat membutuhkan kesepakatan untuk mendapatkan kembali bisnis mereka. Rival senegara Huawei ini diperkirakan telah kehilangan lebih dari US$3 miliar sejak diberlakukannya larangan pada 15 April lalu. (age)