Twitter Respons soal Penangguhan Akun Politikus Demokrat

Agnes Savithri, CNN Indonesia | Kamis, 14/06/2018 17:22 WIB
Twitter Respons soal Penangguhan Akun Politikus Demokrat Ilustrasi Twitter. (AFP PHOTO / DAMIEN MEYER)
Jakarta, CNN Indonesia -- Twitter enggan berkomentar terkait akun twitter milik Kadiv Advokasi dan Bantuan Hukum DPP Partai Demokrat Ferdinand Hutahaen, @LawanPolitikJKW yang terkena penagguhan (suspend).

"Kami tidak dapat memberikan komentar tentang akun individu karena alasan privasi dan keamanan, namun di Peraturan Twitter disebutkan, Anda tidak diperkenankan menggunakan layanan Twitter untuk tujuan menyebarkan spam kepada orang lain," tulis perwakilan Twitter Indonesia dalam keterangan tertulisnya, Kamis (14/6).

Ferdinand menduga akunnya ditangguhkan karena sering mengkritik pemerintah. Dia mengaku tidak pernah 'berkicau' tentang pornografi, asusila, menyerang pribadi orang, menyebar hoaks, konten kekerasan.

Ferdinand mempertanyakan alasan Twitter menangguhkan akun miliknya. Dia menduga pemerintah semakin represif terhadap kebebasan berpendapat, baik di lingkup umum maupun media sosial.

Perwakilan Twitter Indonesia mengatakan ada beberapa alasan umum yang menyebabkan penangguhan sebuah akun. Di antaranya, akun tersebut dianggap merupakan spam.

"Sebagian besar akun yang kami tangguhkan dikarenakan akun tersebut bersifat spam, atau jelas-jelas palsu, dan menimbulkan risiko keamanan untuk Twitter dan semua pengguna kami. Jenis akun ini bertentangan dengan Peraturan Twitter," katanya.
Selain itu, penangguhan akun juga disebabkan karena keamanan akun seseorang terancam.

"Jika Twitter mencurigai sebuah akun telah diretas atau disalahgunakan, Twitter dapat menangguhkannya sampai akun tersebut dapat diamankan dan dipulihkan ke pemilik akun untuk mengurangi kemungkinan aktivitas jahat yang disebabkan penyalahgunaan," katanya.

Alasan lain penangguhan karena sebuah pesan Twitter disalahgunakan.

Twitter dapat menangguhkan akun jika akun tersebut telah dilaporkan melanggar Peraturan seputar penyalahgunaan. Ketika sebuah akun terlibat dalam perilaku penyalahgunaan, seperti mengirimkan ancaman kepada pengguna lain atau menirukan akun lain, Twitter dapat menangguhkan akun tersebut sementara atau, dalam kasus tertentu, secara permanen.

Perwakilan Twitter Indonesia juga mengatakan jika sebuah akun tidak dapat diakses (dikunci) karena melanggar Peraturan Twitter, pemilik akun akan mendapatkan informasi terkait Tweet mana yang melanggar Peraturan Twitter, bersama dengan penjelasan tentang kebijakan mana yang dilanggar.

"Pemilik akun juga akan menerima informasi terkait langkah selanjutnya untuk dapat mengaktifkan kembali akun tersebut (apabila akun tidak ditangguhkan secara permanen). Twitter juga memberikan laporan tertulis kepada pelapor terkait laporan-laporan yang telah mereka ajukan," tulis perwakilan Twitter.



(ugo/asa)