Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara mengatakan hal ini merupakan merupakan kesalahan teknis ISP dalam menerapkan safe search. Rudiantara enggan menyebut ISP mana yang melakukan kesalahan teknis.
"Itu kesalahan teknis bukan kominfo yang minta. Kami minta default ke safe search untuk Google Chrome. Sedangkan ada operator yang dia merouting termasuk ke YouTube, Google kan banyak fiturnya termasuk Youtube," ujar Rudiantara.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya minta ISP membenarkan karena dia salah, kami udah clear. Bisa lagi videonya yang bukan porno. Tapi sudah dibenarkan masalah tersebut. Itu hanya satu operator yang memblokir akses video Youtube," kata Rudiantara.
"Saya dapat masukkan dari content creator, dia tidak bisa akses videonya. Dari situ setelah di cek rupanya ada operator yang secara teknis tidak sengaja masukan semua fitur Google untuk safe search Jadi orang malah tidak bisa akses," kata Rudiantara.
"Customer service bilangnya atas nama pemerintah. Saya bilang enak saja, baca surat saya. Di surat saya hanya minta safe search di Google Chrome. Saya tidak merasa ada miskomunikasi," kata Rudiantara
[Gambas:Twitter]
Berdasarkan pantauan di Twitter, masih banyak warganet yang mengeluhkan pemblokiran akses di Youtube. Video-video milik CNNIndonesia.com juga dilaporkan warganet tidak dapat diakses.
[Gambas:Twitter]
[Gambas:Twitter]
Senada dengan Rudiantara banyak warganet yang juga menyalahkan Kominfo terkait pemblokiran akses video Youtube ini. Tidak sedikit juga yang kecewa dengan Kominfo karena pemblokiran yang tidak tepat sasaran. Bahkan ada yang menyebut pemblokiran akses ini adalah perampasan hak.
[Gambas:Twitter]
[Gambas:Twitter] (age)