51 BTS Kembali Terganggu Akibat Gempa Susulan di NTB Kemarin

Eka Santhika, CNN Indonesia | Jumat, 10/08/2018 15:23 WIB
51 BTS Kembali Terganggu Akibat Gempa Susulan di NTB Kemarin Ilustrasi (ANTARA FOTO/Rosa Panggabean)
Jakarta, CNN Indonesia -- Gempa susulan yang mengguncang Nusa Tenggara Barat (NTB) Kamis (9/10) siang sempat kembali merusak 51 stasiun pemancar (site station) di wilayah tersebut.

"Berdasarkan data per 10 agustus jam 11.00 (WIB), 51 site station tidak berfungsi lagi. Kebanyakan terletak di Lombok Utara," jelas Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Biro Humas Kominfo Noor Iza saat dihubungi CNNIndonesia.com, Jumat (10/8).

Dengan demikian, total site station yang belum aktif di kawasan NTB berjumlah 257 site station berdasarkan data terakhir yang diterima Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo).


Angka ini turun dari jumlah BTS yang sudah aktif kemarin. Berdasarkan data Kominfo yang diterima Kamis (9/8) pukul 12.00 sebelum gempa susulan kembali mengguncang, total sudah ada 267 base station yang aktif kembali.

Sehingga terdapat 688 site station yang sudah berhasil difungsikan kembali dari total 945 base station yang sempat rusak akibat gempa.

Secara keseluruhan terdapat 7.418 site station di seluruh provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB).

"Satu site station itu bisa meliputi beberapa base station. Base station-nya ada pemancar 4G, 3G," jelas Noor Iza. Noor menyebut perbaikan terhadap site station yang rusak terus dilakukan secara bertahap.

Menurut Noor, penyebab utama terganggunaya operasional base station tersebut lantaran terputusnya listrik PLN.

Masalah lainnya adalah keterbatasan bahan bakar yang digunakan untuk mobilisasi pengguna dan untuk menyalakan genset. Serta terakhir adalah masalah lokasi yang berada di wilayah terpencil sehingga sulit dijangkau oleh teknisi. (eks)