Ganjil Genap Sudah Berlaku, Skutik Bekas Masih Jadi Incaran

Rayhand Purnama, CNN Indonesia | Rabu, 15/08/2018 09:18 WIB
Ganjil Genap Sudah Berlaku, Skutik Bekas Masih Jadi Incaran Masyarakat mencari skutik untuk menghindari aturan ganjil genap. (CNN Indonesia/Rayhand Purnama Karim JP)
Jakarta, CNN Indonesia -- Perluasan ganjil-genap di sejumlah ruas jalan DKI Jakarta tak hanya membawa untung bagi pedagang pelat kendaraan bermotor. Para pedagang motor bekas juga menikmati keuntungan dari perluasan ganjil genap.

Kebanyakan dari pedagang motor bekas mengaku ketiban pulung sejak sebelum sanksi tilang berlaku.

Salah satunya Jamal, pemilik Intan Motor di Jakarta Timur. Ia mengatakan penjualan motor bekas di dealernya meningkat dari hari-hari biasa. Menurut Jamal sebelum aturan perluasan ganjil genap berlaku, Ia hanya mampu menjual delapan unit dalam satu bulan.


"Sekarang ya bisa 15-20 unit. Alasan orang mungkin banyak, tapi salah satunya ganjil genap ini," kata Jamal kepada CNNIndonesia.com di Kawasan Condet, Jakarta Timur, Selasa (14/8).

Sejumlah masyarakat rela mengucurkan dana Rp7juta - Rp15 juta untuk membeli motor bekas. Langkah tersebut lebih baik ketimbang tidak bisa beraktivitas karena mobil pribadi menggunakan pelat tak sesuai aturan.

Perluasan ganjil genap sendiri sudah berlaku sejak tanggal 1 Juli 2018 di sejumlah jalan DKI Jakarta. Pada tanggal 1 Agustus 2018, Kepolisian memberlakukan sanksi tilang bagi pengendara yang melanggar ketentuan ganjil genap.

"Jadi ya ini (beli motor bekas) sudah mulai ramai," ucap Jamal.

Tak berjauhan dari dealer milik Jamal, ada Mansur, pedagang motor bekas dari Gapura Motor merasakan hal yang sama. Menurut dia barang dagangannya kian laris semenjak area ganjil genap di DKI Jakarta diperluas.

Selain efek perluasan ganjil genap, peningkatan penjualan motor bekas di dealernya juga disebabkan masuk sekolah dan universitas tahun ajaran baru.

Adapun motor-motor bekas yang paling diminati adalah jenis skutik dengan rentang harga Rp10 juta- Rp15 juta seperti Honda BeAt, Vario, dan Yamaha Mio.

"Jadi selain ganjil genap ini bulan-bulan lalu kan tahun ajaran baru. Jadi mungkin banyak orang tua yang janjiin hadiah (motor) buat anaknya," tutup Mansur. (mik)