Acer Sebut Serius Garap Bisnis Laptop dan Aksesoris 'Gaming'

JNP, CNN Indonesia | Selasa, 28/08/2018 00:47 WIB
Acer menyatakan pihaknya akan serius menggarap bisnis laptop dan aksesoris gaming. Peluncuran Acer Swift 3 dan Swift 5 di Jakarta. (Foto: CNN Indonesia/JNP)
Jakarta, CNN Indonesia -- Acer Indonesia memandang pasar gaming berkembang sangat pesat di seluruh dunia. Perkembangan ini berdampak pada semakin banyaknya perangkat atau aksesoris yang mulai dikhususkan untuk para gamer.

Product Manager Acer Indonesia Suryadi Hiumanbrata mengatakan Acer serius untuk terus menggarap lahan subur di pasar gaming ini.

"Pertumbuhan sangat menjanjikan di pasar gaming, tiap tahun berkembang dua digit. Pasar gaming menarik bagi kami. Sekarang ini sudah banyak perangkat yang segmented untuk gaming," ujar Suryadi di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (24/8).


Berkembangnya pasar ini membuat Acer bisa semakin banyak menawarkan produk yang berkaitan dengan gaming. Suryadi mengatakan Acer tidak hanya bisa menjual laptop gaming, tapi juga bisa menjual perangkat lain seperti Virtual Reality.

"Perkembangan gaming membuat melebar ke berbagai macam aksesoris untuk gaming tidak hanya laptop atau komputer gaming. Contoh VR Acer salah satu yang pertama membawa produk ke Indonesia," kata Suryadi.

Suryadi mengatakan bagi pemain gim biasa, sesungguhnya tidak memerlukan laptop atau komputer dengan level gaming. Pasalnya gamer biasa juga bisa menggunakan laptop dan komputer mid-end untuk menikmati game premium. Akan tetapi, memang kenikmatan nya berbeda dari sisi kualitas gambar , dan kelancaran ketika bermain.

Hal ini berbeda dengan gamer profesional yang membutuhkan performa mumpuni untuk memainkan sebuah gim. Para gamer professional tetap membutuhkan perangkat dengan level gaming untuk gim dengan spesifikasi biasa seperti Fortnite, PUBG, dan Counter Strike yang sesungguhnya bisa digunakan dengan perangkat biasa. 

"Intinya yang dilombakan di level eSport itu hardcore gamer. Itu butuh level gaming perangkatnya tapi kalau untuk gim sehari hari ya untuk pelepas stres bukan untuk pro gamer itu cukup  casual gaming," imbuhnya. (evn)