Honda dan Yamaha Belum Ada Rencana Menyesuaikan Harga

Rayhand Purnama, CNN Indonesia | Jumat, 07/09/2018 15:55 WIB
Honda dan Yamaha Belum Ada Rencana Menyesuaikan Harga Stand Yamaha di IIMS 2014. (CNNIndonesia/Adhi Wicaksono)
Jakarta, CNN Indonesia -- Dua produsen penguasa pasar sepeda motor di Indonesia, yaitu Honda dan Yamaha masih menahan harga jual motor mesin kapasitas 500 cc ke atas pasca pemerintah mengumumkan tarif PPh Pasal 22 menjadi 10 persen dari sebelumnya 7,5 persen.

General Manager Corporate Communication Astra Honda Motor (AHM) Ahmad Muhibbuddin mengatakan bahwa pihaknya masih mempelajari nominal kenaikan setelah aturan tersebut resmi berlaku pekan depan atau tujuh hari setelah ditandatangani.

"Kalau untuk kenaikan harga masih kami pelajari, jadi belum ada keputusan (berapa persen) kenaikannya," kata Muhibbuddin kepada CNNIndonesia.com melalui pesan singkat, Jumat (7/9).


Ia memastikan bahwa kenaikan PPh telah memengaruhi harga motor impor Gold Wing dan motor premium Honda lain.

Dijelaskan Muhib, pihaknya optimistis kenaikan harga tidak akan terlalu berdampak kepada permintaan motor mewah Honda. Sebab ia menilai karakter konsumen motor premium berbeda dari segmen di bawah yang lebih sensitif jika mendengar harga suatu produk naik.

"Kami berharap tidak akan terlalu berdampak ke demand karena karakter konsumen di segmen big bike berbeda dengan konsumen motor segmen lainnya yang relatif lebih sensitif terhadap kenaikan harga produk," ucap Muhibbudin.

Sama seperti Honda, pihak Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) masih mendalami aturan baru yang berlaku sehingga belum ada keputusan menaikkan harga motor impor Yamaha ke Indonesia.

"Sampai saat ini belum ada kenaikan harga. Harga yang berlaku adalah harga yang resmi saat ini," tegas Manager Public Relation YIMM Antonius Widiantoro.

Berdasarkan data Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) selama semester satu 2018, penjualan motor impor Honda mesin 500 cc ke atas, yaitu CB500 F, CB500 X, CBR 500 R, Rebel, CB 650 F, CBR 1000 RR SP, Africa Twin, dan Gold Wing berjumlah 279 unit.

Sedangkan Yamaha mempunyai beberapa produk impor dengan kubikasi 500 cc ke atas seperti R1 M, R1, MT09, R6, dan MT08 Tracer. Namun tidak tercatat penjualan dari lima model itu. (mik)