Amazon Targetkan Buka 3.000 Toko Tanpa Kasir di AS

Tim, CNN Indonesia | Jumat, 21/09/2018 09:02 WIB
Amazon Targetkan Buka 3.000 Toko Tanpa Kasir di AS llustrasi. (Foto: REUTERS/Enny Nuraheni)
Jakarta, CNN Indonesia -- Amazon berencana untuk membuka 3000 toko swalayan Amazon Go hingga sampai tahun 2021. Amazon Go adalah toko swalayan besutan Amazon yang menghilangkan kehadiran kasir konvensional.

Toko Amazon bekerja dengan menggunakan sensor dan perangkat lunak otomatis sehingga memungkinkan pengunjung untuk berbelanja tanpa harus berinteraksi dengan manusia saat bertransaksi. Toko ini pertama kali dibuka di Seattle, AS pada 2016 silam.

Sejak saat itu, Amazon mempelajari model toko itu  dengan hati-hati dan menolak untuk memperluas model toko tersebut terlalu cepat. Butuh waktu dua tahun bagi Amazon untuk membuka toko Amazon Go yang kedua di Seattle pada bulan lalu.


Toko ketiga dibuka di Chicago pada minggu lalu. Amazon berencana untuk membuka beberapa toko di Chicago dan San Fransisco pada akhir tahun ini dan pada 2019.

Amazon menargetkan rencana untuk membuka 10 toko pada akhir tahun ini, 50 diantaranya berada di kota-kota besar pada tahun 2019. Kemudian di 50 lokasi tersebut, Amazon akan membangun toko secara besar-besaran atau eksponensial pada 2020 dan 2021.  

CEO dan pendiri Amazon Jeff Bezos memiliki ambisi yang lebih luas. Bezos membayangkan model Amazon Go bisa diaplikasikan bukan hanya sebagai toko swalayan. Tapi juga bisa toko yang menjual makanan dalam kemasan cepat saji seperti 7-Eleven.

Apabila Amazon Go melakukan eksperimen tersebut dengan berbagai bentuk toko dengan model Go, dipastikan teknologi toko tanpa kasir ini bisa menjadi ancaman dalam persaingan industri makanan cepat saji.

Mengutip The Verge, model toko Amazon Go memungkinkan pelanggan berbelanja hanya dengan menggunakan ponsel pintar saja. Pelanggan harus memindai akun Amazon mereka saat masuk ke toko untuk berbelanja.

Ekspansi besar-besaran ini berdampak negatif pada saham perusahaan retail seperti Walmart dan Target.  Saham Walmart dan Target terjun bebas karena ancaman ekspansi bisnis Amazon. (jnp/evn)