Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara mengatakan pihaknya telah berhasil mengungkap enam berita hoaks. Penungkapan ini bukan kali pertama. Sebelumnya, mereka pun telah mengungkap delapan berita hoaks.
"Hari ini dan kemarin ada enam. Kominfo terus mengais berita hoaks terkait gempa dan tsunami Palu. Sebelumnya, Rabu ada delapan konten hoaks," jelas Rudiantara, Jumat (5/10).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Caranya kominfo tidak tentukan hanya hoaks saja. Kami menyatakan yang benar itu apa. Kalo itu hoaks kenapa hoaks. Ada alasannya. Tidak semena mena, pasti ada alasannya," kata Rudiantara.
Rudiantara bahkan kehabisan kata-kata untuk mendefinisikan orang yang menyebarkan berita hoaks.
"Seluruh elemen masyarakat sedang bantu Sulteng. Kalau menyebar hoaks ini menurut saya orang yang tidak tahu diri, bahkan bukan tidak tahu diri lagi namanya. Kita lagi jungkirbalik bantu saudara kita, dia menyebar hoaks dan berita tidak benar," kata.
"Tidak ada ampun (bagi yang melanggar) karena melanggar UU ITE. Makanya setiap hari Semuel (Dirjen Aptika) akan umumkan berita hoaks," ujar Rudiantara. (jnp/age)