Beredar Rumor, Insentif Gojek Singapura Capai Belasan Juta

CNN Indonesia | Kamis, 15/11/2018 17:54 WIB
Beredar Rumor, Insentif Gojek Singapura Capai Belasan Juta Ilustrasi (CNN Indonesia/Lalu Rahadian)
Jakarta, CNN Indonesia -- Beredar rumor di media sosial di Singapura terkait insentif yang diberikan bagi pengemudi GoCar. Gojek dilaporkan akan memberikan insentif hingga 1.300 dolar Singapura atau Rp13.945.303 jika mereka melakukan 120 perjalanan setiap pekan.

Bonus yang lebih besar, kabarnya, juga diberikan senilai 1.800 dolar Singapura atau Rp1.931.024 apabila pengemudi mampu menempuh 150 perjalanan dalam sepekan. Hal ini diketahui dari postingan yang beredar di Facebook page pengemudi taksi lokal, seperti diamati oleh CNNIndonesia.

Selain itu, dalam posnya tersebut terlihat bahwa pengemudi tak akan dikenakan biaya untuk penerimaan dan pembatalan pesanan.


Beredar Rumor, Insentif Gojek Singapura Capai Belasan JutaRumor Gojek yang beredar di media sosial Singapura (screenshot Facebook)

Namun pihak Go-Jek disebut telah menyanggah rumor ini, seperti disebukan Vulcanpost. Mereka menegaskan bahwa pengguna hanya boleh berpanduan pada saluran resmi Go-Jek untuk mendapatkan informasi terverifikasi.

Sementara itu menurut laman FAQ (frequently asked questions), Gojek telah membagikan buku panduan menjadi mitranya. Dalam buku tersebut, Gojek menjelaskan mengenai insentif untuk para mitranya.

Insentif bagi pengemudi Gojek di Singapura bisa didapat dari dua sumber yakni poin dari setiap perjalanan dan jam kerja baik di jam sibuk maupun reguler.

Sama seperti di Indonesia, penghasilan mereka masih berdasarkan performa. Pengemudi harus memenuhi minimum performa. Performa di sini artinya adalah angka total dari pemesanan yang sudah diselesaikan dan pembatalan konsumen dibagi dengan total permintaan perjalanan yang telah diterima.

Yang sedikit berbeda, mitra Gojek di Singapura langsung bisa menarik uang mereka kapan saja dengan nilai tarikan terkecil 50 dolar Singapura atau Rp53.647. Yang lebih mengesankan, Gojek akan memberikan tambahan uang kebersihan sebesar 50 dolar Singapura jika penumpang membuat kotoran di dalam mobil.

Pengemudi hanya perlu mengirim foto kotoran tersebut dan tanda terima layanan pembersihan melalui bantuan dalam aplikasi.

Sementara itu, Gojek tengah merekrut mitra dalam beberapa gelombang. Menurut perusahaan yang didirikan Nadiem Makariem ini, sebagian kecil dari mitranya sudah mulai beroperasi di Singapura.

Mereka akan terus mengajak lebih banyak pengemudi taksi untuk bergabung meski tanpa iming-iming untuk memberikan insentif lebih pada pendaftar tercepat. Gojek kabarnya akan resmi melaju di Singapura dan kompetitor Grab pada akhir November. (kst/eks)