Dijelaskan pada keterangan resmi, Senin (26/11), pengujian Blits sudah sampai di Bengkulu dan sudah menempuh sekitar 1.600 km sejak dimulai dari rute Surabaya-Jakarta.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami juga mampu uji coba pengereman Blits saat turunan curam di jalur pegunungan di daerah Lampung," ujar Uta lagi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Setelah Bengkulu, Blits bakal melanjutkan perjalanan menuju Palembang, Padang, Medan, dan berakhir di titik 0 km yaitu Sabang. Pada saatnya nanti Blits bakal diuji di pulau-pulau besar Nusantara, termasuk Kalimantan, Sulawesi, Papua, dan Bali lantas kembali ke Surabaya.
Ketua BPH Yayasan Budi Luhur Kasih Hanggoro mengungkapkan pengalaman di Sumatera bakal jadi masukan buat tim menyempurnakan Blits. Karya anak bangsa ini dimimpikan bisa mengikuti ajang balapan paling ganas di dunia, reli Dakar.
"Mobil listrik Blits belum dibilang bagus kalau belum bisa melewati 15 ribu km. Dari perjalanan itu tim baru mendapatkan data apa saja kekurangan dari mobil listrik ini dan akan di evaluasi kembali. Setelah itu baru tim sempurnakan Blits agar siap mengikuti Rally Dakar," ungkap Kasih. (ryh/fea)