Selain Transportasi Daring, Grab Klaim Pimpin Bisnis Fintech

CNN Indonesia | Jumat, 30/11/2018 20:17 WIB
Selain Transportasi Daring, Grab Klaim Pimpin Bisnis Fintech Ilustrasi. (Foto: CNN Indonesia/Agnes Savithri)
Jakarta, CNN Indonesia -- Berawal dari penyedia transportasi daring, Grab kini merambah ke ranah kurir, pemesanan makanan, hingga financial technology (fintech). Selain mengklaim sebagai apliksi konsumen nomor wahid di Asia Tenggara, direktur eksekutif Grab Indonesia Ongki Kurniawan meyakini pihaknya kini menjadi pemimpin di ranah fintech.

Ucapan tersebut bukan tanpa sebab. Ongki menuturkan saat ini Grab menjadi satu-satunya perusahaan yang memiliki enam sertifikasi fintech di sejumlah negara tempatnya beroperasi di Asia Tenggara.

"Kami juga perusahaan fintech nomor satu di Asia Tenggara. Kami satu-satunya yang memiliki enam sertifikasi fintech di penjuru Asia Tenggara," ucap Ongki di sela konferensi Microsoft Hybrid Summit di Hotel Sheraton, Jakarta, Selasa (27/11).


Tak sampai di situ, transformasi bisnis Grab yang mulai merambah pengiriman makanan juga membuat perusahaan memiliki impresi positif di mata konsumen.

Khusus untuk bisnis pemesanan makanan daring hingga saat ini telah tersedia di enam negara. Namun, bukan Indonesia ataupun negara asalnya Malaysia, bisnis pemesanan makanan justru berjaya di Thailand dan Filipina.

"Kami juga tumbuh cepat dalam jasa pengiriman makanan. Saat ini, kami nomor satu untuk jasa pengiriman makanan di Filipina dan Thailand," imbuhnya.

Atas torehan tersebut, Ongki menyebut Grab kini telah terpasang di satu dari empat ponsel pintar di negara tempatnya beroperasi. Di samping itu, ia juga menyebut kini Grab telah menjelma menjadi perusahaan transportasi nomor satu di Asia Tenggara.

"Satu dari empat ponsel pasti meng-instal Grab. Kami melampaui 2,5 miliar perjalanan untuk, sehari-hari kami memliki 5,5 juta perjalanan dan 65 perjalanan per detik," ungkapnya.