Diduga perilaku tersebut membuat NASA mengeluarkan upaya peninjauan keamanan operasi dan budaya kerja, termasuk kebijakan bebas narkoba di SpaceX dan Boeing. Seperti diketahui, kedua perusahaan itu merupakan mitra NASA untuk mengirimkan astronaut ke luar angkasa.
"Dia (Musk) berkomitmen terhadap keselamatan sebagai siapa pun, dan dia mengerti bahwa itu bukan perilaku yang pantas, dan kau tidak akan melihatnya lagi," kata Administrator NASA Jim Bridenstine seperti dilansir The Verge.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia mengatakan peinjauan tersebut dilakukan untuk mengetahui tolak ukur pihak asuransi dalam memastikan kedua perusahaan tidak rentan terhadap kecelakaan yang bisa mengakibatkan kematian astronaut.
"Kenyataannya adalah, kami siap meluncurkan astronaut Amerika di roket Amerika dari tanah Amerika untuk pertama kalinya sejak 2011, dan kami ingin memastikan kami memiliki penilaian budaya, penilaian keselamatan dari masing-masing penyedia kami," kata Bridenstine.
Lihat juga:9 Perusahaan Ikut Tender Misi NASA ke Bulan |
Tahun depan, SpaceX sedang mempersiapkan untuk penerbangan pertama kapsul kru Dragon, dengan dua astronaut di atas kapal, diluncurkan di atas roket Falcon 9.
Penerbangan uji coba akan direncanakan untuk 7 Januari 2019 dari Cape Canaveral, Florida. (jnp/evn)