Google Perlahan Matikan Android Ice Cream Sandwich

CNN Indonesia | Senin, 10/12/2018 13:48 WIB
Google Perlahan Matikan Android Ice Cream Sandwich Ilustrasi (REUTERS/Sergio Perez)
Jakarta, CNN Indonesia -- Google mengumumkan bahwa perusahaan tak akan lagi memberikan dukungan pada sistem operasi Android Ice Cream Sandwich (ICS). Hal itu lantaran saat ini ponsel yang berjalan menggunakan Android ICS kurang dari satu persen.

"Kami menghentikan dukungan untuk ICS di rilis layanan Google Play di masa mendatang. Untuk perangkat yang menjalankan ICS, Google Play Store tidak akan lagi memperbarui Play Services APK di luar versi 14.7.99," demikian tulis Google di laman Android-Developers.

Kabar ini sebenarnya tidak mengejutkan karena pada 26 Oktober lalu, dashboard para develper sudah menunjukkan pengguna ICS berada di angkat 0,03 atau hanya 6 juta dari 2 miliar pengguna Android. Selain itu, pengguna yang masih bertahan dengan ICS diperkirakan bukan pengguna Android aktif.


Menurut Indian Today, saat ini 0,2 persen pengguna Android mengoperasikan Gingerbread. Jumlah terbesar pengguna kini menggunakan versi Nougat dengan API level 25.

The Verge mencatat soal buruknya status pembaruan perangkat lunak Android, kemungkinan besar pengguna ponsel dengan OS Ice Cream Sandwich tidak akan mendapatkan pembaruan untuk Jelly Bean dalam waktu dekat.

Ice Cream Sandwich adalah versi kesembilan yang diluncurkan Google di tahun 2011 pertama kali untuk Galaxy Nexus dengan versi Android 4.0. 

Android ICS menandai evolusi bahasa desain Google yang muncul dengan antarmuka yang dirombak termasuk gerakan baru, widget baru dan tombol virtual pada System Bar. Platform ini juga menandai kelahiran jenis font baru yang disebut Roboto yang dirancang terutama untuk menampilkan resolusi tinggi. (kst/evn)