Google+ Kena Retas Lagi, Berikut Cara Hapus Akun
CNN Indonesia
Selasa, 11 Des 2018 19:05 WIB
Jakarta, CNN Indonesia -- Google+ untuk kedua kalinya kembali diretas dengan jumlah yang lebih besar dari pengumuman sebelumnya. Berdasarkan pengumuman di blognya Google menyebut bahwa 52,5 juta akun Google+ penggunanya diretas. Angka yang 100 kali lebih besar dari peretasan sebelumnya yang hanya berdampak pada 500 ribu pengguna saja.
Peretas berhasil membobol nama pengguna, alamat surel (email), pekerjaan, dan umur pengguna. Data pengguna ini tetap bisa diambil meski pengguna menyetel akun menjadi privat.
Google menyalahkan bug yang ada di platformnya. Mereka menyebut akan memperbaiki permasalahan ini dalam beberapa minggu mendatang.
Menurut Google, peretasan ini terbatas pada informasi pribadi pada profil pengguna dan mengklaim tidak ada penyalahgunaan data pengguna. "Tidak memberikan akses informasi pada data finansial pengguna, data kependudukan, kata kunci, atau data lain yang bisa digunakan untuk penipuan dan pencurian identitas," seperti dikutip PCWorld.
Google pun berencana menutup Google+ lebih cepat. Semula platform ini akan ditutup Agustus, namun dipercepat jadi April. Data Google menunjukkan bahwa waktu pengguna di situs media sosialnya itu kurang dari 5 detik, yang artinya tak ada yang benar-benar menggunakan sosial media ini.
Jadi jika Anda ingin menutup akun Google+ anda, untuk menjaga peretasan lainnya, berikut langkah yang bisa dilakukan.
1. Masuk ke akun Google+ di plus.google.com
2. Klik menu di pojok kiri atas
3. Masuk Setting
4. Gulung (scroll) halaman dan temukan menu akun (account) di bagian bawah.
5. Pilih Hapus profil Google+ (Delete your Google+ profile)
6. Masukan kata kunci akun Google anda.
7. Centang kotak dengan tulisan "Yes, I understand that deleting the Google+ profile for [your profile] can't be undone and the data I delete can't be restored" (Ya, saya mengerti menghapus profil Google+ [nama akun] tak bisa dibatalkan dan data yang saya hapus tak bisa dikembalikan".
8. Klik Hapus (Delete)
Menghapus profil Google+ tidak akan berpengaruh pada akun Google lain, misal akun Gmail atau Google Drive. (eks/eks)
Peretas berhasil membobol nama pengguna, alamat surel (email), pekerjaan, dan umur pengguna. Data pengguna ini tetap bisa diambil meski pengguna menyetel akun menjadi privat.
Google menyalahkan bug yang ada di platformnya. Mereka menyebut akan memperbaiki permasalahan ini dalam beberapa minggu mendatang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Google pun berencana menutup Google+ lebih cepat. Semula platform ini akan ditutup Agustus, namun dipercepat jadi April. Data Google menunjukkan bahwa waktu pengguna di situs media sosialnya itu kurang dari 5 detik, yang artinya tak ada yang benar-benar menggunakan sosial media ini.
Lihat juga:Australia Akan Awasi Google dan Facebook |
1. Masuk ke akun Google+ di plus.google.com
2. Klik menu di pojok kiri atas
Langkah untuk menghapus akun Google+ (Dok. Google+) |
3. Masuk Setting
4. Gulung (scroll) halaman dan temukan menu akun (account) di bagian bawah.
5. Pilih Hapus profil Google+ (Delete your Google+ profile)
6. Masukan kata kunci akun Google anda.
Centang bagian yang ada didalam kotak merah untuk menghapus akun (Dok. Google+) |
7. Centang kotak dengan tulisan "Yes, I understand that deleting the Google+ profile for [your profile] can't be undone and the data I delete can't be restored" (Ya, saya mengerti menghapus profil Google+ [nama akun] tak bisa dibatalkan dan data yang saya hapus tak bisa dikembalikan".
8. Klik Hapus (Delete)
Menghapus profil Google+ tidak akan berpengaruh pada akun Google lain, misal akun Gmail atau Google Drive. (eks/eks)
Langkah untuk menghapus akun Google+ (Dok. Google+)
Centang bagian yang ada didalam kotak merah untuk menghapus akun (Dok. Google+)