Ada Pedagang Mobil Bekas Belum Mau Jual Merek China

CNN Indonesia | Kamis, 20/12/2018 16:26 WIB
Ada Pedagang Mobil Bekas Belum Mau Jual Merek China Wuling Formo ditujukan untuk konsumen fleet dan komersial. (Foto: CNN Indonesia/Febri Ardani)
Jakarta, CNN Indonesia -- Salah satu perusahaan penjual mobil bekas di Indonesia, Mobil88, belum berpikir menjadikan produk merek China sebagai barang dagangan. Pasar dikatakan masih ragu-ragu karena mobil merek China dianggap belum punya nilai.

Ada dua wakil merek China di Indonesia, yaitu SGMW Motor Indonesia (Wuling) dan Sokonindo Automobile (DFSK). Keduanya serius masuk pasar otomotif dalam negeri ditandai triliunan rupiah investasi untuk lokalisasi produk.

Wuling dipahami lebih tertarik di segmen MPV dengan produk Formo, Confero, dan Cortez. Sedangkan DFSK fokus pada SUV Glory 580.


"Kami masih belum bisa membaca, ada demand-nya tidak sih, misalnya Wuling bekas tadi," kata Chief Operating Mobil88 Halomoan Fischer saat ditemui di Jakarta Selatan belum lama ini.

Mobil88 merupakan pemain besar mobil bekas. Pada tahun lalu bagian dari Serasi Autoraya, anak perusahaan Astra International ini mengaku menjual 20 ribu unit. Sedangkan pada tahun ini Mobil88 memproyeksikan sanggup melego 21 ribu unit.

Menurut Fischer merek China harus bisa membuktikan produk yang dijual memiliki nilai jual kembali jika ingin berkecimpung ke industri mobil bekas. Pembuktian itu, jelas Fischer, minimal butuh waktu tiga tahun.

"Selama nanti bisa dibuktikan resale value-nya oke, acceptance-nya masyarakat, itu yang diperhatikan. Bisa jualnya tidak, setelah tiga tahun, bagus enggak sih," katanya.

Sejauh ini Fischer mengatakan seluruh jaringan dealer Mobil88 belum pernah menjual merek mobil China.

Bila pun ada orang yang ingin menjual mobil merek China kepada Mobil88, menurut Fischer pihaknya akan berpikir dua kali untuk membelinya.

"Kami memang tidak pernah tolak mobil. Cuma kami lihat pasarnya," ungkap Fischer.
Mobil Bekas China Belum Ada Pasarnya

Mobil88 hingga sekarang belum memiliki acuan harga jual mobil bekas merek China. Hal itu belum ditentukan lantaran pasarnya dianggap belum terbentuk.

"(Pasarnya) ya belum terbentuk. Ya terus terang saja, karena masih sedikit banget kami masih belum tentukan harganya sih. Tapi yang jelas setahu saya, kami belum pernah pegang stok," ungkapnya.

Menurut Fischer, mobil bekas merek China bisa cocok buat konsumen yang sensitif harga atau ingin banderol murah, sama seperti unitnya saat dipilih konsumen saat mobil baru.

"Price sensitive larinya ke sana. Sementara kalau yang gengsi, itu belum tentu ke sana. Mereka lebih baik gunakan (mobil) Jepang tapi bekas, karena bergengsi, cuma kalau price ya pasti milih China. Banyak tidak yang price sensitive? Banyak. Tapi banyak juga yang masih mengamati, soalnya belum terbukti sampai bertahun-tahun, kan mereka baru setahun dua tahun," kata Fischer.

Beda dari Mobil88, mobil bekas merek China sudah banyak ditawarkan di situs jual-beli online. Penelurusan CNNIndonesia.com pada OLX, pedagang mobil bekas sudah mulai meniagakan dua produk Wuling, yaitu Confero dan Cortez.

Berikut di antaranya:
Confero S 1.5 L LUX+ 2018 Rp160,8 juta
Confero S 1.5L Lux 2017 Rp145 juta
Confero S 2017 Rp100 juta
Confero S 1.5L 2018 Rp135 juta
Confero S produksi 2018 Rp135 juta
Confero S 1.5 L LUX 2017 Rp139,8 juta
Confero S 1.5 C LUX 2018 Rp120 juta
Confero S 1.5C LUX+ 2017 Rp155 juta
Confero S 1.5L LUX 2017 Rp120 jutaCortez 1.8L 2018 AMT Rp240 juta
Cortez 1.8L C AMT 2018 Rp210 juta
Cortez 1.8L Lux AMT 2018 Rp254 juta
Cortez 1.8L Lux 2018 AMT Rp235 juta (ryh/fea)