"Apa yang penting? Apa yang mendorong kita untuk pergi ke Mars? Saya kira masyarakat tidak tertarik," ucap Anders saat diwawancara oleh BBC, Senin (24/12).
Bukan mendukung, ia justru mengkritik program NASA yang menurutnya tidak berdasarkan kepentingan publik seperti yang digadang-gadang untuk membuat koloni. NASA kini dianggap minim prestasi hingga tak bisa lagi menjangkau Bulan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Farout, Planet Temuan Baru Terjauh dari Bumi |
Namun, misi berawak ke Mars sejauh ini diklaim hanya tinggal menunggu waktu.
Sementara itu, Anders diketahui memiliki pengalaman ke luar angkasa bersama Grank Bormen dan Jim Lovell dari Cape Canaveral di Florida di atas wahana antariksa Saturn V pada Desember 1968. Ia dan tim berhasil menyelesaikan misi 10 orbit di sekitar Bulan.
Batu loncatan penting lainnya kemudian dicatatkan oleh misi Apollo 11 yang rampung tujuh bulan kemudian.
Namun sebagai mantan astronaut, Anders khawatir bagaimana revolusi NASA sejak era Presiden John F Kennedy untuk mendaratkan manusia di Bulan pada akhir 1960-an. Anders juga mengkritisi keputusan yang masih fokus pada eksplorasi orbit dekat Bumi setelah misi Apollo rampung pada tahun 1970-an. (kst/evn)