Pesawat Antariksa InSight Rekam Embusan Angin di Mars
AFP | CNN Indonesia
Senin, 10 Des 2018 07:00 WIB
Jakarta, CNN Indonesia -- Pesawat antariksa milik NASA, InSight untuk pertama kalinya merekam suara desisan angin yang berembus di Mars pada Jumat (7/12). NASA memperkirakan angin yang berhembus kuat dengan kecepatan 10 hingga 15mph (lima hingga tujuh detik per meter).
Embusan angin terekam di atas panel surya InSight yang telah dikirim dari Bumi pada 16 November lalu.
Dua sensor yang disematkan pada InSight mencatat getaran berupa perbedaan tekanan udara di dalam pesawat antariksa dan seismometer di dalamnya.
"Ini (rekaman embusan angin) merupakan data lima belas menit pertama yang berasal dari seismometer dalam waktu singkat," kata Thomas Pike, pimpinan peneliti Imperial College London disela konferensi media seperti dilaporkan AFP.
Pike mengilustrasikan suara embusan angin yang terekam laiknya bendera yang melambai. Bahkan, ia mengibaratkan embusan tersebut seperti halnya suara yang berembus dari dunia lain.
Bruce Banerdt, tim penyelidik utama InSight di Jet Propulsion Laboratory NASA di California mengatakan InSight berhasil merasakan angin yang bergerak dari barat laut ke tenggara sekitar pukul 5 sore waktu setempat.
Berbeda dengan misi lain, InSight dikirim untuk mempelajari isi perut Mars yang belum pernah dilakukan sebelumnya. Instrumen seismologi disematkan untuk mendeteksi potensi gempa dan mengukur panas yang berasal dari kerak planet.
Sebelumnya, pesawat antariksa Viking 1 dan 2 milik NASA juga pernah mencatat adanya sinyal angin Mars ketika mendarat pada tahun 1976. Bedanya, kecepatan embusan angin yang saat itu tercatat lebih rendah. (evn)
Embusan angin terekam di atas panel surya InSight yang telah dikirim dari Bumi pada 16 November lalu.
Dua sensor yang disematkan pada InSight mencatat getaran berupa perbedaan tekanan udara di dalam pesawat antariksa dan seismometer di dalamnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:9 Perusahaan Ikut Tender Misi NASA ke Bulan |
Pike mengilustrasikan suara embusan angin yang terekam laiknya bendera yang melambai. Bahkan, ia mengibaratkan embusan tersebut seperti halnya suara yang berembus dari dunia lain.
Lihat juga:Menakar Potensi Kehidupan Manusia di Mars |
Sebelumnya, pesawat antariksa Viking 1 dan 2 milik NASA juga pernah mencatat adanya sinyal angin Mars ketika mendarat pada tahun 1976. Bedanya, kecepatan embusan angin yang saat itu tercatat lebih rendah. (evn)