Oppo Tak Terapkan eSIM dalam Waktu Dekat

CNN Indonesia | Jumat, 04/01/2019 08:10 WIB
Oppo Tak Terapkan eSIM dalam Waktu Dekat Ilustrasi (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Jakarta, CNN Indonesia -- Vendor ponsel asal China Oppo tidak akan menerapkan eSim dalam waktu yang dekat. Public Relation Manager Oppo Indonesia Aryo Meidianto mengatakan eSim di Indonesia justru belum diterapkan sama sekali.

"Yang sudah punya (eSIM) operator mana? Operator belum ada ya buat apa. Sekarang operator belum ada terus tujuannya buat apa," kata Aryo usai acara peluncuran Oppo R17 Pro di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (3/1).

"Kami bikin perangkat yang dibutuhkan konsumen bukan sekedar gimmick atau apa pun yang menarik konsumen. Tapi benar benar yang dibutuhkan," tambahnya.



Aryo menjelaskan untuk menghadirkan fitur-fitur baru dibutuhkan sebuah survei yang bisa memprediksi kebutuhan konsumen, dan fitur-fitur yang sedang digandrungi konsumen.

Oleh karena itu, Aryo mengatakan Oppo tidak akan mengikuti Apple yang menerapkan dual slot fisik dan eSim.

"Itu Apple yang buat, Oppo tidak sama dengan Apple. Sekarang tujuan eSim itu buat apa, konsumen nya ada atau tidak, sudah survei yang pake eSIM banyak tidak," ujarnya.

Aryo menilai justru penerapan slot eSim di Indonesia itu merupakan sebuah kesalahan. Pasalnya eSim memang belum diterapkan di Indonesia.

"Yang saya lihat justru bingung itu slot kedua eSim mau diapain. Lebih baik beli (iPhone) yang versi Hong Kong atau China yang double SIM," kata Aryo.

Sebelumnya, Apple menyediakan iPhone versi lain dengan kombinasi dual SIM nano SIM tanpa adanya eSIM di China, Makau, dan Hong Kong. Sementara di Indonesia iPhone yang dijual merupakan kombinasi antara eSIM dan nano SIM.

Sebelumnya, para operator di Indonesia mengaku sudah siap untuk menerapkan eSIM di Indonesia, namun mereka masih terganjal soal regulasi. Sehingga, teknologi tersebut belum juga digelontorkan.

Sementara itu Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) menyebut masih mempelajari soal kebijakan penerapan eSIM di Indonesia seperti disebutkan Ismail MT, Dirjen Sumber Daya & Perangkat Pos & Informatika (SDPPI).

Namun, saat didesak soal kapan regulasi akan digelontorkan, Ismail tidak langsung memberikan jawaban. Ia berkilah saat ini prioritas pemerintah lebih condong pada penyelesaian registrasi kartu prabayar dan regulasi IMEI. (jnp/eks)