8 Fakta Tergelap Bulan, Pendamping Bumi di Galaksi Bima Sakti

CNN Indonesia | Jumat, 04/01/2019 15:40 WIB
8 Fakta Tergelap Bulan, Pendamping Bumi di Galaksi Bima Sakti Ilustrasi bulan. (Foto: AFP PHOTO / JOSH EDELSON)
Jakarta, CNN Indonesia -- Misi eksplorasi Chang'e 4 ke sisi tergelap Bulan yang dilakukan Lembaga Antariksa China (CNSA) yang mencetak rekor baru dalam sejarah eksplorasi luar angkasa.

Ketahui fakta-fakta mengenai Bulan yang merupakan satu-satunya satelit alam milik Bumi.

Satelit alam terbesar nomor lima di Tata Surya
Dengan diameter 3.475 km, bulan adalah satelit alam terbesar kelima di Tata Surya Bima Sakti. Bulan lebih kecil dibandingkan bulan milik Yupiter dan Saturnus.


Bulan diduga pernah menjadi bagian dari Bumi
Ilmuwan menduga Bulan pernah bersatu dengan Bumi. Bulan terbentuk ketika objek besar bertabrakan dengan Bumi ketika usia Bumi masih muda. Hasil tabrakan tersebut menghasilkan bongkahan besar yang menjadi Bulan.

Bumi memiliki volume 80 kali lebih besar dari Bulan, tetapi keduanya memiliki usia yang sama.

Sisi gelap Bulan hanya mitos
Kenyataannya, kedua sisi Bulan mendapatkan sinar Matahari. Akan tetapi hanya satu sisi Bulan yang pernah terlihat dari Bumi.

Mengutip Spacefact, fenomena ini disebabkan karena Bulan berputar pada porosnya sendiri dalam waktu yang sama persis dengan waktu yang diperlukan untuk mengorbit Bumi. Artinya sisi yang sama selalu menghadap Bumi. Sisi yang menghadap jauh dari Bumi hanya bisa dilihat oleh manusia dari pesawat ruang angkasa.

Bulan menjauh dari Bumi
Bulan bergerak menjauh sekitar 3,8 cm dari Bumi setiap tahun. Pergerakan ini akan terus terjadi selama sekitar 50 miliar tahun. 

Pada saat itu terjadi, Bulan membutuhkan waktu sekitar 47 hari untuk mengorbit Bumi alih-alih 27,3 hari seperti saat ini.

Berat tubuh seseorang berkurang di Bulan
Bulan memiliki gravitasi yang jauh lebih rendah dari Bumi. Massa Bulan yang lebih kecil membuat berat badan manusia hanya seperenam dari berat badannya di Bumi.  Inilah alasan mengapa astronaut bisa melompat di Bulan.

Baru 12 orang yang pernah menginjakkan kaki di Bulan
Manusia pertama yang menginjakkan kaki di Bulan pada tahun 1969 adalah Neil Armstrong pada misi Apollo 11. Sementara manusia terakhir yang berjalan di Bulan pada tahun 1972 adalah Gene Cernan pada misi Apollo 17. Sejak itu Bulan hanya dikunjungi oleh kendaraan tak berawak.

Ada empat skema kalender lunar
Bulan di kalender lunar berdasarkan lamanya waktu yang dibutuhkan Bulan untuk menjalani siklus fase penuh.

Skema pertama adalah 27 hari, 13 jam, 18 menit, dan 37,4 detik. Skema kedua adalah  27 hari, 5 jam, 5 menit, dan 35,9 detik. Skema ketiga adalah 27 hari, 7 jam, 43 menit, 11,5 detik. Skema keempat adalah 29 hari , 12 jam, 44 menit, dan 2,7 detik.

Bulan berusia 4,6 miliar tahun
Bulan adalah satu-satunya satelit alami di Bumi dan terbentuk 4,6 miliar tahun yang lalu. Bulan lahir sekitar 30-50 juta tahun setelah pembentukan tata surya. (jnp/evn)