Rudi berjanji pihaknya akan memperkuat Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI) dari sisi SDM dan anggaran.
Menurutnya, Kominfo akan menambah jumlah staff BRTI dan mengalokasikan anggaran khusus untuk menangani aduan masyarakat. Penambahan SDM dan angaran menurutnya bisa mengoptimalkan kinerja BRTI dalam melayani publik.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia menyebut pihaknya sudah menginstruksikan jajaran BRTI untuk menangani segala bentuk aduan masyarakat terkait teknologi informasi.
"Itu (aduan Kominfo dan BRTI) diintegrasikan. Harusnya satu (layanan aduan) Koninfo atau BRTI pokoknya jangan menyusahkan masyarakat," imbuhnya.
"Saya mengadu urusan kominfo urusan brti gimana mau proses, kan gitu. Yang penting aduan saya diproses," kata Rudiantara.
Berdasarkan laporan dari TrueCaller, Indonesia merupakan satu dari 20 negara di dunia yang menerima spam terbanyak di 2018. Bahkan, Indonesia menjadi negara dengan spam tertinggi di Asia Tenggara. (jnp/evn)