"McKinsey sebut gap kesediaan dan ketersediaan 2015 2030 ada 9 juta skill. Artinya sekitar 600 ribu setahun. Kami coba isi gap tersebut," ucap Menkominfo Rudiantara dalam DPR RI, pada Rapat Kerja Komisi I DPR RI dengan Menkominfo di gedung DPR, Rabu (16/1).
Secara ekosistem, pria yang dipanggil Chief RA ini mengatakan, mengatakan talenta itu dibutuhkan oleh platform perusahaan teknologi. Pada 2018 sekitar 1000 mahasiswa namun hanya 980 lulusan dan setengahnya bergabung dengan perusahaan telekomunikasi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun kedua perusahaan ini menurut Rudi masih kesulitan soal silabus pengajaran. Sehingga mereka mengambil silabus dari luar negeri.
"Ada peta detail di kota mana fokus fresh grad (lulusan baru). Di kota mana kita fokus ke SMK. Tujuannya persiapkan level tenaga kerja untuk respon industri 4.0. Ada 22 mitra politeknik negeri, ada 28 University, 18 negeri," tambahnya.
Selain itu, tahun ini Kominfo memiliki proyek percobaan untuk memberikan beasiswa kepada 1000 orang. Beasiswa ini bekerjasama dengan lima perguruan tinggi. Mereka bisa dari lulusan SMK TI, diploma maupun S1 yang berusia di bawah 29 tahun. (jnp/eks)