Indonesia Punya 500 Jenis Tanaman Hias Begonia

CNN Indonesia | Selasa, 26/02/2019 07:01 WIB
Indonesia Punya 500 Jenis Tanaman Hias Begonia Koleksi bunga Begonia yang ada di Kebon Raya Bogor. (Foto: CNNIndonesia/Jonathan Patrick)
Jakarta, CNN Indonesia -- Peneliti Begonia dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Hartutiningsih mengatakan Indonesia memiliki tumbuhan Begonia terlengkap di dunia. Bahkan, menurutnya ada beberapa jenis yang hanya ada di Indonesia dan tak ditemukan di belahan dunia mana pun.

Peneliti yang akrab dipanggil Tuti ini mengatakan Indonesia memiliki koleksi 134 jenis Begonia di Kebun Raya Bogor, 300 jenis di Kebun Raya Bali dan 97 diantaranya adalah Begonia alam sebagai hasil eksplorasi. Tuti mengatakan koleksi Begonia di Bali sempat mengundang decak kagum dari tamu asing. Sementara di dunia ada 1.700 jenis Begonia.

"Saya pernah dibilang 'gila' dari tamu kehormatan di luar negeri. Saya diam saja, dia belum lihat saja koleksi saya yang di Bali," kata Tuti di kantor Pusat Konservasi Tumbuhan dan Kebun Raya LIPI, Bogor, Senin (25/2).


Ia mengatakan Begonia juga bisa dibudi dayakan sebagai tanaman hias dan dipasarkan di kisaran Rp50 ribu hingga Rp100 ribu untuk setiap pot.

"Indonesia punya Begonia terlengkap di dunia. Kalau dijual sebagai tanaman hias per pot itu kisaran Rp50 ribu sampai Rp100 ribu," ucapnya.

Lebih lanjut ia mengatakan penelitian yang ia lakukan dengan LIPI telah menemukan dan mensertifikasi Hak Perlindungan Varietas Tanaman (PVT) spesies baru Begonia dari hasil perkawinan silang. 

Varietas pertama dinamakan "My Lovely Jo"  yang telah tersertifikasi PVT pada tahun 2013. Tanaman ini memilih bentuk daun unik yang menyerupai bentuk hati. 

Indonesia Punya 500 Jenis Tanaman Hias BegoniaBunga Begonia. (Foto: CNNIndonesia/Jonathan Patrick)

Varietas kedua dinamakan "Tuti Siregar" yang telah tersertifikasi PVT pada 2014 yang memiliki morfologi daun yang merupakan penyempurnaan dari kedua tetuanya. 

Setelah terlisensi Kementerian Pertanian, ia mengatakan pihaknya berusaha untuk menggaet pihak swasta agar masyarakat bisa membudidayakan tanaman Begonia. 

Tuti mengatakan kedua varietas ini dan Begonia secara keseluruhan bisa dibudidayakan oleh masyarakat untuk bisa mendapatkan manfaat. Oleh karena itu pihaknya gencar melakukan diseminasi atau sosialisasi ke masyarakat. 

"Hasil penelitian itu didiseminasi untuk diberikan ke masyarakat luas. Saya terjun ke masyarakat dan kami membagikan cara budi daya supaya masyarakat miliki. Jadi disearluaskan juga," ujarnya. (jnp/evn)