Dengan kerja sama itu, Spotify mendapatkan akses untuk lebih dari 160 ribu lagu-lagu Bollywood. Sejumlah fitur yang akan hadir untuk pengguna di India antara lain rekomendasi musik multi-bahasa, musik gratis, lagu-lagu dari film Bollywood, daftar putar (playlist) musik yang paling banyak didengar di tiap kota, dan musik berdasarkan selera pengguna di sana.
Peluncuran ini sempat tertunda dari jadwal semula akni 31 Januari. Spotify sempat menghadapi masalah lisensi musik dengan Sony Music, Universal Studio, dan Warner Music Group erutama terkait lagu dari penyanyi seperti Beyonce, Katy Perry, dan Kendrick Lamar.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami tidak punya pilihan lain selain meminta pengadilan India untuk melakukan tindakan. Tujuan kami adalah menuntaskan kesepakatan kerja bagi semua pihak. Kami hanya berharap ini hanya akan jadi halangan kecil dalam ekspansi kerjasama global kami yang panjang dan sukses," ucap juru bicara WMG seperti dilansir CNN.
"Semua label besar dan penerbit lagu telah menyetujui lisensi musik mereka," ucap juru bicara Spotify.
Lihat juga:Spotify Bakal Rilis Fitur Blokir Artis |
Hanish Bratia, analis dari lembaga riset Counterpoint Research mengatakan Spotify dan bisnis streaming musik memiliki akses terhadap 400 juta pengguna ponsel pintar di India. Berbeda dengan Spotify dan perusahaan global lain, platform lokal mengandalkan iklan sebagai pendapatan utama.
"Ruang untuk Spotify sangat terbatas, akan tetapi jika dibandingkan dengan pasar streaming video seperti Netflix yang menciptakan target pasarnya sendiri, Spotify mungkin juga bisa menciptakan target pasar serupa, sebuah target pasar premium untuk diri mereka sendiri," kata Bratia. (lea/evn)