Streaming Sumbang Pendapatan Terbesar Industri Musik AS

CNN Indonesia | Sabtu, 02/03/2019 00:19 WIB
Streaming Sumbang Pendapatan Terbesar Industri Musik AS Ilustrasi (CNN Indonesia/Susetyo Dwi Prihadi)
Jakarta, CNN Indonesia -- Asosiasi Industri Rekaman Amerika (RIAA) menyebut 75 persen pendapatan industri musik Amerika Serikat berasal dari layanan streaming musik. Sehingga, layanan seperti Spotify ini turut mendongkrak pertumbuhan pendapatan industri musik Amerika Serikat 12 persen menjadi US$9,8 miliar atau sekitar Rp13,1 triliun pada 2018.

Selain itu, pelanggan platform musik streaming berbayar di layanan seperti Spotify dan Tidal melonjak sebanyak 50 juta pelanggan untuk pertama kalinya. Sementara total pendapatan dari pelanggan berbayar ini pada 2018 naik 32 persen menjadi US$5,4 miliar atau sekitar Rp7,6 triliun. Sementara pendapatan tahun sebelumnya mencapai US$4,7 miliar atau Rp5,6 triliun.

Namun, pertumbuhan pendapatan dari platform streaming gratis yang mengandalkan pendapatan dari pengiklan seperti Youtube dan Spotify versi gratis melambat. Kenaikan tiap tahunnya hanya sebesar 15 persen atau US$760 juta atau Rp10,7 miliar.


Sumbangan ini membuat layanan musik di Amerika Serikat mencatat pertumbuhan dua digit selama tiga tahun berturut-turut. Jika tahun ini pendapatan industri musik naik 12 persen, maka tahun sebelumnya, Billboard mencatat pertumbuh dua digit sebesar 16,5 persen dan 11,4 persen pada 2016.

"Penting dicatat bahwa bisnis (industri musik AS) mendekati pendapatan (terbaiknya senilai) US$10 miliar, seperti terjadi di 2007," jelas CEO dan kepala RIAA, Mitch Glazier, seperti dikutip AFP.

Di sisi lain, pendapatan industri musik dari pengunduhan lagu secara digital, turun sebesar 26 persen menjadi US$1 miliar atau sekitar Rp1,4 triliun. Padahal sebelumnya, pendapatan rekaman musik dari saluran distribusi ini ada diangka US$1,4 miliar atau Rp1,9 triliun. Penjualan dari CD turun dibawah US$1 miliar. Angka terburuk pertama sejak 1986.

Tapi, penjualan vinyl malah mencatat peningkatan tertinggi mereka sejak 1988. Penjualan vinyl naik delapan persen dari tahun lalu ke angka US$419.

Dilansir Billboard, pada 2018, lonjakan musik streaming mencapai 30,1 persen menjadi US$7,3 miliar atau Rp10,3 triliun dibanding tahun sebelumnya sebesar US$5,6 miliar atau Rp7,9 triliun. (eks/eks)