Astra Kembali Suntik Dana Segar Rp1,4 Triliun untuk Gojek

CNN Indonesia | Selasa, 05/03/2019 16:10 WIB
Astra Kembali Suntik Dana Segar Rp1,4 Triliun untuk Gojek Ilustrasi Gojek. (Foto: CNN Indonesia/Andry Novelino)
Jakarta, CNN Indonesia -- Astra mengumumkan kembali menyuntikkan dana sebesar US$100 juta atau sekitar Rp1,4 triliun untuk Gojek. Kali ini, Astra berpartisipasi dalam pendanaan seri F.

"Apakah Anda tahu kalau hari ini Gojek dan PT Astra International Tbk mengumumkan kesepakatan untuk membuat joint venture dan tambahan investasi Astra US$100 juta di Gojek?" tulis laman LinkedIn Mulawarman, Head of Regional Corporate Affairs Gojek untuk Indonesia Timur, Selasa (5/2).

Kerjasama joint venture ini akan membuat Astra menjadi penyedia layanan pemesanan online kendaraan roda empat atau Gocar. Selain menyediakan ribuan unit armada yang telah dipasangi Sistem Manajemen Armada (FMS).


Guyuran dana segar ini juga akan masuk dalam pendanaan seri F yang baru dibuka Gojek. Dengan suntikkan dana ini, total investasi Astra di Gojek hingga saat ini mencapai US$250 juta atau sekitar Rp3,5 triliun.

Pertengahan Februari 2018 lalu, Astra menanamkan modal sebesar US$150 juta atau sekitar Rp2 triliun. CNNIndonesia sudah mencoba menghubungi Mulawarman namun belum mendapat respons.

Tak mau kalah dengan pesaingnya Grab, Gojek baru-baru ini juga mengumumkan telah status sebagai 'Super-App'. Selain menyediakan beragam layanan di luar transportasi, Gojek juga mulai melakukan ekspansi bisnis ke sejumlah negara di Asia Tenggara.

Setelah menyambangi Vietnam dan Singapura, tahun ini Gojek kembali melanjutkan aksi ekspansi bisnis dengan menyambangi Thailand lewat merek Get. (evn/evn)