Softbank Suntik Dana Rp20 Triliun ke Grab

CNN Indonesia | Rabu, 06/03/2019 12:23 WIB
Softbank Suntik Dana Rp20 Triliun ke Grab Pendiri dan CEO Grab Anthony Tan. (Foto: REUTERS/Edgar Su)
Jakarta, CNN Indonesia -- Grab mendapatkan suntikan dana dari Softbank Vision Fund sebesar US$1,46 miliar setara Rp20,65 triliun (kurs US$1=Rp14.145) lewat pendanaan seri H. Dengan tambahan dana itu, maka Grab telah menerima total pendanaan seri H senilai lebih dari US$4,5 miliar setara Rp63,65 triliun. 

Pendiri dan CEO Grab Anthony Tan mengatakan pendanaan yang didapatkan Grab merupakan pendanaan yang terbesar di Asia Tenggara, bahkan salah satu pendanaan yang terbesar di dunia. 

"Kami hari ini mengumumkan pendanaan lebih dari US$4,5 miliar, dan US$1,46 miliar diberikan oleh Softbank. Ini merepresentasikan pendanaan swasta terbesar di industri ini," kata Anthony di Lippo Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (6/3).


Anthony mengatakan Grab masih membuka peluang investor lain untuk menjajaki pendanaan pada seri H. Beberapa investor lain yang termasuk dalam putaran pendanaan seri H antara lain: Toyota Motor Corporation, Oppenheimer Funds, Hyundai Motor Group, Booking Holdings, Microsoft Corporation, Ping An Capital dan Yamaha Motor. 

Perusahaan dengan status decacorn pertama di Asia Tenggara ini akan menggunakan pendanaan tersebut untuk mempercepat perluasan bisnis GrabFood dan GrabExpress. Selain itu, dana tersebut bakal digunakan untuk menjalankan layanan bisnis baru di indonesia.

Saat ini Grab menguasai 60 persen pangsa pasar roda dua dan 70 persen pangsa pasar roda empat dalam bisnis penyedia layanan transportasi online. Bisnis Grab di lndonesia juga berhasil mencatatkan pendapatan dua kali lipat di tahun 2018. 

GrabFood telah beroperasi di 178 kota di Indonesia, naik pesat dari tahu sebelumnya hanya di 13 kota. Sedangkan dari sisi volume pengiriman tumbuh hampir 10 kali lipat di tahun 2018. 

Pada akhir Februari lalu,  Grab telah menyatakan 'naik kelas' menjadi startup dengan status decacorn pertama di Asia Tenggara. Decacorn sendiri merupakan perusahaan dengan valuasi lebih dari US$10 miliar.

Akhir tahun lalu, Grab dikabarkan baru saja mengantongi pendanaan US$3 miliar, sehingga total valuasi (nilai perusahaan) Grab mencapai lebih dari US$11 miliar. Dengan tambahan suntikan dana dari Softbank ini maka valuasi Grab ditaksir menjadi sekitar US$12 miliar. 

Namun demikian, Anthony enggan membeberkan besarnya valuasi Grab setelah tambahan dana Softbank tersebut. 

"Kami tidak berbicara spesifik tentang valuasi, tetapi investasi ini merupakan bukti atas kepercayaan investor kepada bisnis Grab," tukas Anthony. (ulf/evn)