"Tidak mungkin, bunuh diri namanya. Bagaimana mungkin gabungan dua pelanggan dengan traffic dua kali lipat, spektrumnya diturunin separuh," kata Danny dalam konferensi pers di Oakwood, Mega Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (8/3).
Padahal hasil konsolidasi dipastikan akan menggabungkan dua basis konsumen dari dua operator tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ketika bergabung dua-duanya 80 juta pelanggan," katanya lagi.
Danny mengatakan rancangan aturan konsolidasi tersebut justru akan mengalokasikan frekuensi spektrum sesuai dengan kebutuhan dua perusahaan yang merger. Danny mengatakan pemerintah akan mengevaluasi kebutuhan spektrum operator yang berkonsolidasi.
"Kalau saya tahunya rancangan peraturan yang disebutkan pak Menteri Komunikasi dan Informatika justru melihat perusahaan 30 juta dan 50 juta pelanggan itu butuh spektrum berapa. Dan itu akan diberikan ke operator konsolidasi," kata Danny.
Sebelumnya, Dirjen SDPPI Ismail MT sempt mengungkap bahwa skema pengembalian spektrum perlu dilakukan karena spektrum bukan termasuk aset perusahaan, sehingga tidak bisa diperhitungkan dalam konsolidasi. Ia menyebut setelah spektrum dikembalikan, pemerintah akan melakukan pertimbangan untuk memberikan kembali spektrum sesuai dengan kebutuhan operator. Namun, Ismail menyebut pihaknya tengah mempertimbangkan soal aturan pengembalian frekuensi ini.
Pada 2018 Tri telah menambahkan kapasitas jaringan di frekuensi 2,100 MHz dengan tambahan spektrum 5 MHz yang dialokasikan pemerintah. Hasilnya Tri mengalami peningkatan data traffic sebesar 80 persen.
Pada kuartal keempat 2018, Tri telah menggarap delapan ribu titik jaringan 4G/4.5G. Delapan ribu titik ini akan menjangkau sekitar 30 juta penduduk Indonesia. (jnp/fea)