Tri Harap Aturan Tarif Internet Sesuai Praktek Industri

CNN Indonesia | Jumat, 08/03/2019 18:13 WIB
Tri Harap Aturan Tarif Internet Sesuai Praktek Industri Ilustrasi (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Jakarta, CNN Indonesia -- Tri Hutchison Indonesia berharap rancangan peraturan tarif data internet bagi seluruh operator telekomunikasi di Indonesia bisa menelurkan formula yang sesuai dengan praktek industri. Menurut Wakil Presiden Direktur Hutchison Tri Indonesia Danny Buldansyah dengan adanya formula tarif yang sesuai praktek industri, maka akan lahir tarif yang rasional.

Danny menilai aturan ini akan positif apabila regulator bisa membuat aturan sesuai indikator industri. Sehingga pada akhirnya bisa berdampak baik pada kesehatan industri telekomunikasi. Sebab, selama ini industri telekomunikasi selalu diramaikan dengan perang tarif antar operator.

"Kami lihat ini positif selama perhitungannya formula tarif itu mengacu pada industri practice. Bukan terhadap masing-masing operator itu malah berbeda beda," kata Danny dalam konferensi pers di Oakwood, Mega Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (8/3).


Danny berharap dalam aturan tarif, jangan mengatur soal tarif. Akan tetapi lebih ke arah formulasi tarif yang akan menghasilkan tarif rasional.

"Aturan itu (tarif) yang paling penting adalah menentukan formula tarif. Bukan tarifnya berapa tapi tentukan formula tarifnya berapa. Jadi formulanya akan diterapkan akan ke pricing yang rasional," kata Danny.

Danny menjelaskan, beberapa operator menerapkan strategi pasar yang berbeda untuk layanan internet yang mereka punya. Masing-masing operator, kata Danny memiliki biaya yang berbeda-beda.

"Masing masing operator punya cost berbeda . Apalagi kalau membicarakan layanan legacy (sms dan telepon). Kita akan feedback (umpan balik) ini ke pemerintah. Mudah mudahan saya rasa hasilnya akan bagus dan segera ditetapkan," kata Danny.

Danny mengatakan pemerintah memang tidak akan menentukan tarif batas bawah operator, seperti diungkap Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara akhir 2017 lalu.

"Kami tahu pemerintah tidak akan terapkan floor pricing. Jadi akan dilihat sebagai formula tarif terhadap cost yang ada di operator. Termasuk cost pembangunan cost marketing, maupun cost margin," ujar Danny.
Aturan tarif ini diberlakukan demi menyehatkan industri telekomunikasi tanah air (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)

Aturan promo

Danny juga mengatakan dalam aturan tarif akan mengatur skema bundling maupun promo operator. Danny mengatakan pemerintah akan mengatur durasi promo hingga kuantitas promo tersebut.

Danny mengatakan pembatasan promo tersebut akan berdampak positif bagi seluruh ekosistem dalam industri telekomunikasi di Indonesia.

"Saya setuju dengan rancangan aturan yang mengatur promosi dalam setahun hanya berapa. Promosi itu bisa diganti ganti dan berulang-ulang sehingga bermacam macam," kata Danny.

Danny mengatakan promosi dan bundling sangat diperhatikan oleh para operator. Pasalnya operator bisa menurunkan harga dengan beralasan sedang mengadakan promosi. Apabila promosi tidak diatur, maka akan tetap terjadi perang tarif.

"Berikutnya akan diatur dalam bundling dan promosi. Ini selalu jadi concern industri. Kalau semua oeprator untuk menurunkan harga itu selalu berlindung di bawah jargon promosi. Promosinya bisa bertahun-tahun atau promosi bisa berganti-ganti," kata Danny.
(jnp/eks)