"Polisi memberi peringatan kepada kami atas video di Facebook sesaat setelah siaran langsung itu dibuat dan kami segera menghapus akun penembak di Facebook dan Instagram," tulis cuitan tersebut.
Facebook juga menyatakan akan menghapus segala bentuk dukungan dan pujian atas tindak kejahatan yang dilakukan kepada penembak atau aksi penembakan tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berdasarkan video yang disaksikan CNNIndonesia.com, pria pelaku penembakan tampak mendatangi sebuah masjid dan langsung mengeluarkan senjata laras panjang ketika sampai di depan pintu. Ia pun masuk dan mulai menembaki setiap orang yang ia lihat di dalam mesjid.
Dikutip dari Reuters, dalam video itu terlihat beberapa orang mengerang di lantai masjid Al Noor di Dean's Road, Christchurch, Selandia Baru. Sejumlah orang lainnya terlihat terkapar tak berdaya.
Sejumlah saksi mata mengatakan mereka melihat pria berpakaian bergaya militer dan membawa senapan laras panjang menembaki orang yang berada di Masjid Al Noor.
Enam warga negara Indonesia dilaporkan berada di Masjid Al Noor ketika penembakan terjadi. Tiga di antaranya berhasil kabur dan bersembunyi di rumah warga, sementara yang lainnya belum dapat dihubungi. (eks)