FOTO: Detik-detik Peluncuran Soyuz MS-10 ke ISS

Agnes Savithri & Reuters, CNN Indonesia | Sabtu, 16/03/2019 12:54 WIB

Jakarta, CNN Indonesia -- Wahana antariksa Soyuz MS-10 milik Rusia sukses menyentuh Stasiun Antariksa Internasional (ISS) pada Jumat (15/3) pagi.

Wahanan antariksa Soyuz MS-10 milik Rusia sukses menyentuh ISS pada JUmat (15/3) pagi. (Kirill KUDRYAVTSEV / AFP) 
Seorang imam Ortodoks Rusia memberkati pesawat ruang angkasa Soyuz MS-12 di landasan peluncuran kosmodrom Baikonur yang disewa Rusia pada 14 Maret 2019. (Kirill KUDRYAVTSEV / AFP)
Pesawat ruang angkasa Soyuz MS-12 berisi tiga kru International Space Station (ISS) yang terdiri dari Aleksey Ovchinin dari Rusia, Nick Hague dan Christina Koch dari AS. (REUTERS/Shamil Zhumatov)
Peluncuran dilakukan dari kosmodrom milik Baikonur milik Rudia di Kazakhstan. (REUTERS/Shamil Zhumatov)
Astronot NASA Christina Hammock Koch, anggota ekspedisi Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) memberi isyarat dari dalam bus saat upacara perpisahan di luar hotel Cosmonaut sebelum peluncuran. (Photo by Kirill KUDRYAVTSEV / AFP)
Anggota kru Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) Aleksey Ovchinin.Nick Hague dan Christina Koch berjalan sebelum berangkat ke pesawat ruang angkasa di Kosmodrom Baikonur, Kazakhstan. (REUTERS/Shamil Zhumatov)
Anggota kru Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) Nick Hague dari AS akan melihat pemeriksaan setelan ruang angkasa sesaat sebelum diluncurkan di Baikonur Cosmodrome, Kazakhstan 14 Maret 2019. (REUTERS/Shamil Zhumatov)
Ketiganya akan bergabung dengan tiga astronaut lainnya yakni Anne McClain, Oleg Kononenko, dan David Saint-Jacques yang sudah lebih dulu mendiami ISS. (REUTERS/Shamil Zhumatov)
Wahana antariksa Soyuz MS-10 yang membawa ketiga astronaut sebelumnya gagal meluncur pada pertengahan Oktober lalu.  (REUTERS/Shamil Zhumatov)
Lembaga Antariksa Amerika Serikat (NASA) meyatakan Soyuz gagal meluncur lantaran adanya anomali pada roket pendorong. (Kirill KUDRYAVTSEV / AFP)
Penelusuran NASA dan Lembaga Antariksa Rusia Roscosmos menemukan adanya kerusakan sensor pada saat perakitan roket. (Kirill KUDRYAVTSEV / AFP)
Akibat masalah tersebut, Soyuz harus melakukan pendaratan darurat dan peluncuran misi otomatis dibatalkan. (Kirill KUDRYAVTSEV / AFP)