Dilansir dari AFP, tim Osiris-Rex mengatakan bahwa permukaan asteroid yang berdiameter 490 meter (1.600 kaki), tertutup batu dan batuan berukuran besar. Mereka berharap itu lebih halus dan lebih mudah untuk disentuh probe.
"Kami kembali ke papan gambar dan mulai berpikir lagi," Dante Lauretta, kepala misi dalam konferensi pers, Selasa (19/3).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Akibatnya, tim harus membidik lebih erat.
Asteroid, yang mengorbit matahari, berjarak 85 juta kilometer (52 juta mil) dari Bumi.
Sampel akan disimpan di probe, yang akan kembali ke Bumi pada tahun 2023.
Bennu secara teknis dikenal sebagai puing-puing asteroid, yaitu terdiri dari potongan puing yang telah menghancurkan benda langit yang lebih besar dan berkumpul bersama di bawah pengaruh gravitasi. (age)