Ketimbang Lombok, Bali Selatan Disebut Lebih Rawan Gempa

CNN Indonesia | Kamis, 21/03/2019 09:06 WIB
Ketimbang Lombok, Bali Selatan Disebut Lebih Rawan Gempa Ilustrasi (ANTARA FOTO/Handout/BPBD NTB)
Jakarta, CNN Indonesia -- Peneliti menyebut bagian selatan pulau Bali sebenarnya lebih beresiko gempa megathrust ketimbang Lombok. Hal ini diungkap peneliti Geoteknologi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Danny Hilman ketika ditanya soal gempa Lombok yang berulang kali terjadi dalam waktu berdekatan.

"Kalau dari segi resiko, yang perlu dikhawatirkan adalah Selatannya Bali, bukan Lombok. Karena ancaman gempa megathrust itu cukup lama tidak terjadi. Kita bilang sebagai seismik jadi megathrust dimulai dari Bali, Lombok kemudian timurnya lagi ada Sumbawa," jelas Danny saat dihubungi CNNIndonesia.com via sambungan telepon, Rabu (20/3).

Gempa megathrust adalah gempa akibat gesekan pada zona tumbukan antara lempeng Indo-Australia dan Eurasia. Ini adalah salah satu jenis gempa yang paling kuat di dunia dan kerap menimbulkan tsunami.


Resiko gempa magathurst ini makin tinggi di wilayah tersebut karena cukup lama tidak terjadi gempa disana. Meski daerah selatan Bali lebih rawan, namun ia juga mengingatkan kepada warga di utara pulau Bali dan Sumbawa untuk lebih waspada.

"Semua wilayah itu seragam tapi kan dari segi infrastruktur dan populasinya kan di Bali, ada pantai Kuta dan macam-macam pariwisata. Jadi itu yang paling berisiko,"

Senada dengan Danny, Kepala Bidang Mitigasi Gempa Bumi Pusat Vulkanologi Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Sri Hidayati pun menyatakan memang ada resiko gempa megathrust dari laut di selatan Bali.

"Megathrust itu dari selatan Bali, dari laut di selatan Bali," kata Sri lewat saat dihubungi lewat pesan singkat, Rabu (20/3).

Sri pun menyebutkan ada dua sumber gempa bumi yang ada di Pulau Bali yaitu megathrust di selatan Bali dan sesar naik busur belakang Flores di utara Bali.

Selain itu kata Sri, terdapat patahan di darat namun harus dikaji lebih lanjut apakah patahan tersebut aktif atau tidak.

Guna menanggulangi gempa tersebut, Sri menghimbau kepada masyarakat untuk menyiapkan diri dengan pengetahuan yang memadai soal evakuasi jika terjadi gempa megathrust dan gempa lainnya. (din/eks)