"Kalau dari segi resiko, yang perlu dikhawatirkan adalah Selatannya Bali, bukan Lombok. Karena ancaman gempa megathrust itu cukup lama tidak terjadi. Kita bilang sebagai seismik jadi megathrust dimulai dari Bali, Lombok kemudian timurnya lagi ada Sumbawa," jelas Danny saat dihubungi CNNIndonesia.com via sambungan telepon, Rabu (20/3).
Gempa megathrust adalah gempa akibat gesekan pada zona tumbukan antara lempeng Indo-Australia dan Eurasia. Ini adalah salah satu jenis gempa yang paling kuat di dunia dan kerap menimbulkan tsunami.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Semua wilayah itu seragam tapi kan dari segi infrastruktur dan populasinya kan di Bali, ada pantai Kuta dan macam-macam pariwisata. Jadi itu yang paling berisiko,"
"Megathrust itu dari selatan Bali, dari laut di selatan Bali," kata Sri lewat saat dihubungi lewat pesan singkat, Rabu (20/3).
Selain itu kata Sri, terdapat patahan di darat namun harus dikaji lebih lanjut apakah patahan tersebut aktif atau tidak.
Guna menanggulangi gempa tersebut, Sri menghimbau kepada masyarakat untuk menyiapkan diri dengan pengetahuan yang memadai soal evakuasi jika terjadi gempa megathrust dan gempa lainnya. (din/eks)