NASA Ungkap Rencana Kirim Astronaut ke Bulan pada 2024

CNN Indonesia | Jumat, 29/03/2019 08:58 WIB
NASA Ungkap Rencana Kirim Astronaut ke Bulan pada 2024 Ilustrasi. (Foto: ANTARA FOTO/Mohamad Hamzah)
Jakarta, CNN Indonesia -- Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA) berencana kembali mengirim misi berawak ke Bulan pada 2022 dan mendaratkan astronaut pada 2024, atau empat tahun lebih awal dari jadwal semula.

Administrator NASA Jim Bridenstine mengungkap rencana tersebut dan berjanji akan bekerja cepat untuk mewujudkan rencana kembali ke Bulan.

"Ini adalah saat yang tepat untuk mewujudkan tantangan mengirim misi ke Bulan, dan saya meyakinkan Pence (Wapres AS) bahwa kami di NASA siap memenuhi tantangan itu," kata Bridenstine dalam pernyataan resmi.


Mengutip Space, Bridenstin mengatakan akan menetapkan rencana yang jelas, termasuk rencana melintasi orbit Bumi rendah, Bulan, Mars, dan misi antariksa lainnya. Ia mengatakan telah melakukan reorganisasi di NASA untuk mencapai target tersebut.

Sebelumnya, Wakil Presiden AS Mike Pence di hadapan Dewan Antariksa Nasional pada Selasa (26/3) lalu mengutarakan AS 'harus menjadi yang pertama' di antariksa untuk urusan misi luar angkasa, termasuk untuk urusan ekonomi dan keamanan nasional.

Pence bahkan menyarankan untuk menggunakan roket pribadi jika roket Space Launch System (SLS) yang dikembangkan NAsa masih belum rampung hingga jadwal peluncuran. Roket SLS dijadwalkan melalui tahap peluncuran pertama pada 2020 mendatang.

Pada peluncuran pertama, SLS ditargetkan bisa sampai di Bulan pada 2022. Sementara pada peluncuran kedua, SLS akan meluncur bersama pesawat ruang angkasa Orion untuk eksplorasi antariksa. (evn/evn)