Apple Batalkan Penjualan AirPower

Reuters, CNN Indonesia | Senin, 01/04/2019 06:59 WIB
Apple Batalkan Penjualan AirPower Ilustrasi. (REUTERS/Jason Lee)
Jakarta, CNN Indonesia -- Apple mengumumkan akan membatalkan penjualan AirPower, charger wireless miliknya pada Jumat lalu.

Dilansir dari Reuters, AirPower dikenalkan pada 2017 bersamaan dengan iPhone X. Charger wireless ini dikeluarkan dengan maksud untuk mengisi daya nirkabel hingga tiga produk sekaligus yakni iPhone, Apple Watch dan AirPods.

Saat itu, pengisian nirkabel memang telah menyebar dalam industri gadget. Namun, perangkat yang mampu mengisi tiga perangkat sekaligus dengan watt yang tinggi dan kemampuan pengisian cepat dinilai menjadi tantangan baru Apple.


Contohnya Ikea yang memiliki 'karpet charger' serupa, menjual alat ini dengan harga US$60. Namun, hanya memiliki fitur pengisian daya 5 watt yang lebih lambat.
Dalam sebuah pernyataan, Apple mengatakan bahwa mereka telah menyimpulkan bahwa AirPower-nya tidak akan mencapai standar tinggi perusahaan.

"Kami meminta maaf kepada pelanggan yang menantikan peluncuran ini," Dan Riccio, Wakil Presiden Senior Apple untuk Rekayasa Perangkat Keras, mengatakan dalam pernyataan itu.
"Kami terus percaya bahwa masa depan adalah nirkabel dan berkomitmen untuk mendorong pengalaman nirkabel ke depan."

Pengumuman itu merupakan langkah langka bagi Apple yang dikenal di industri elektronik karena menjaga rapat-rapat tentang rencana produk di Silicon Valley.

Pengumuman awal AirPower, bersama dengan versi headphone AirPods yang dibuat secara nirkabel, merupakan terobosan dalam tradisi itu.

Apple merilis AirPod yang diperbarui minggu lalu dan membuat spekulasi AirPower akan segera hadir.
Daring Fireball, situs web yang meliput berita Apple, sebelumnya melaporkan bahwa insinyur Apple mengalami masalah dengan perangkat yang terlalu panas pada bantalan AirPower. Apple menolak berkomentar di luar pernyataannya tentang proyek tersebut.

Apple menawarkan pengisian nirkabel dalam iPhone pada 2017, setelah banyak saingannya seperti Samsung Electronics telah menawarkan fitur tersebut selama beberapa tahun. (age/age)