Rebel Foods adalah perusahaan yang menamakan diri dapur cloud (cloud kitchen), sementara Mobile Premier League menyediakan layanan gim mobile.
Gojek kabarnya akan melakukan joint venture dengan Rebel yang memberikan layanan teknologi kepada puluhan restoran online seperti Faasos dan Behrouz Biryani.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Gojek Kaji Kenaikan Tarif Ojek Online 2019 |
Perusahaan patungan itu akan di kepalai oleh salah seorang eksekutif senior Rebel, seperti diungkap salah satu sumber tersebut. Perusahaan patungan ini diperkirakan akan digunakan untuk meningkatkan GoFood milik Gojek.
Selain itu, Gojek juga akan memberikan investasi sebesar US$30 juta ke startup gim Mobile Premier League (MPL). Selain Gojek, investor lain adalah Times Internet dan Sequoia Capital India.
Total pendanaan yang berhasil dikumpulkan dari tiga investor seri A ini senilai US$150 juta. MPL telah terdaftar di Singapura dan pada pendanaan sebelumnya telah mengumpulkan investasi 35 juta rupee India (sekitar Rp71,8 miliar; kurs 1 rupee= Rp205,29).
Lihat juga:Softbank Suntik Dana Rp20 Triliun ke Grab |
Berdasarkan data Google KPMG pada Mei 2017 diperkirakan akan mencapai US$1 miliar pada 2021 di India. Sementara berdasarkan data Statista, industri gim Indonesia diperkirakan mencapai US$624 juta.
Gojek dan jurubicara MPL menolak untuk berkomentar. Sementara CEO Rebel Foods Jaydeep Barman menyebut hal ini masih menjadi spekulasi.
India dikenal sebagai pasar yang kerap disasar Gojek diluar Indonesia. Sebelumnya, perusahaan itu telah mengakuisisi tiga perusahaan India untuk memperkuat teknologi dan teknik di perusahaan itu. Gojek juga telah membuat pusat penelitian dan pengembangan di Bengaluru.
Saat ini Gojek tengah mengumpulkan pendanaan seri F senilai US$1 miliar. Mitsubishi Corp., Provident Capital, Google, JD.com, dan Tencent Holdings Ltd. telah mengucurkan pendanaan mereka pada putaran ini. Astra Internasional juga dikabarkan mengucurkan US$100 juta akhir bulan lalu.
Sementara pada Februari lalu, disebutkan Gojek menyewa Citibank untuk pendanaan tambahan senilai US$2 miliar yang terdiri dari campuran ekuitas dan pembiayaan utang. (eks/eks)