Resmi Cerai, Jeff Bezos Masih Fokus ke Amazon

leo, CNN Indonesia | Sabtu, 06/04/2019 13:33 WIB
Resmi Cerai, Jeff Bezos Masih Fokus ke Amazon Bos Amazon Jeff Bezos dan MacKenzie resmi bercerai. (Foto: AFP/Jerod Harris)
Jakarta, CNN Indonesia -- Perceraian bos Amazon Jeff Bezos, dan istrinya MacKenzie cukup mengejutkan banyak pihak. Setelah resmi bercerai Bezos harus berbagi harta dengan mantan istrinya yang tidak sedikit jumlahnya.

Dengan kesepakatan cerai, Bezos dan MacKenzie harus membagi harta yang mencapai US$149,2 miliar atau sekitar Rp2.112 triliun dari 16,3 persen saham mereka di Amazon.

Dari angka tersebut Bezos akan memiliki 75 persen atau 59,1 juta lembar, sementara sisanya 25 persen jadi milik MacKenzie atau sekitar US$35,7 miliar (Rp495 triliun). Menariknya proses perceraian membuat Mackenzie menjadi wanita paling kaya ketiga di seluruh dunia.


"Bahagia memberikan dia semua sahamku di Washington Post dan Blue Origin dan 75 persen dari saham Amazon kami plus kontrol voting sahamku untuk mendukung kontribusi berkelanjutannya dengan tim di perusahaan luar biasa ini," tulis Mackenzie di akun resminya, Sabtu (6/4).

MacKenzie akan tetap memiliki 4 persen saham di Amazon. Namun, dikabarkan bahwa Ia akan akan melepaskan saham di Washington Post dan perusahaan pesawat luar angkasa Blue Origin.

Pasangan ini mengumumkan perceraian mereka melalui akun twitter Mackenzie pada Kamis (4/4). Jeff Bezos dan MacKenzie berpisah setelah 25 tahun menikah. Pembagian saham Amazon hal yang tidak bisa dihindari karena diberitakan bahwa MacKenzie orang di balik terciptanya bisnis raksasa Amazon.

Pasangan ini awalnya bertemu di pengelola investasi global DE Shaw pada 1992.

MacKenzie yang saat itu lulus dari Princeton bekerja sebagai peneliti dan memiliki ruang kerja di samping Jeff, Wakil Presiden, di sana. Keduanya mulai menjalan hubungan tiga bulan kemudian dan menikah pada 1993.

Saat bekerja di sana, keduanya mulai berpikir dan menyiapkan Amazon. MacKenzie sebelumnya menyampaikan kepada CBS dirinya bukan seorang pebisnis sehingga lebih senang mendengarkan semangat serta ide pasangannya membangun perusahaan meski berisiko tinggi.

Pada 1994, keduanya berkeliling Amerika Serikat mencari rumah baru serta mendirikan kantor pusat Amazon, yang sebelumnya hampir dinamai Relentless.com. MacKenzie disebut menjadi seksi sibuk di awal pendirian Amazon. Ia menjadi akuntan pertama Amazon.

(leo/mik)