Dengan kesepakatan cerai, Bezos dan MacKenzie harus membagi harta yang mencapai US$149,2 miliar atau sekitar Rp2.112 triliun dari 16,3 persen saham mereka di Amazon.
Dari angka tersebut Bezos akan memiliki 75 persen atau 59,1 juta lembar, sementara sisanya 25 persen jadi milik MacKenzie atau sekitar US$35,7 miliar (Rp495 triliun). Menariknya proses perceraian membuat Mackenzie menjadi wanita paling kaya ketiga di seluruh dunia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
MacKenzie akan tetap memiliki 4 persen saham di Amazon. Namun, dikabarkan bahwa Ia akan akan melepaskan saham di Washington Post dan perusahaan pesawat luar angkasa Blue Origin.
MacKenzie yang saat itu lulus dari Princeton bekerja sebagai peneliti dan memiliki ruang kerja di samping Jeff, Wakil Presiden, di sana. Keduanya mulai menjalan hubungan tiga bulan kemudian dan menikah pada 1993.
Saat bekerja di sana, keduanya mulai berpikir dan menyiapkan Amazon. MacKenzie sebelumnya menyampaikan kepada CBS dirinya bukan seorang pebisnis sehingga lebih senang mendengarkan semangat serta ide pasangannya membangun perusahaan meski berisiko tinggi.
Pada 1994, keduanya berkeliling Amerika Serikat mencari rumah baru serta mendirikan kantor pusat Amazon, yang sebelumnya hampir dinamai Relentless.com. MacKenzie disebut menjadi seksi sibuk di awal pendirian Amazon. Ia menjadi akuntan pertama Amazon.
(leo/mik)