Acara bulanan tersebut berisi terkait pengalaman sejumlah ahli di bidang teknologi yaitu Haries Efrika, Performance Management Lead Tokopedia dan Khairul Zebua, Senior DevOps Engineer PT XL Axiata Tbk.
Acara itu membahas soal pelbagai perspektif otomatisasi serta bagaimana hal tersebut membantu meningkatkan kolaborasi dan integrasi antara tim.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hananto Wibowo Co-Organizer, DevOps Indonesia mengatakan tujuan dari DevOps Meetup Indonesia adalah untuk menciptakan tempat dan komunitas untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman.
Selain itu, kata dia, banyak pula faktor yang berperan dalam keberhasilan adopsi DevOps, mulai dari budaya organisasi, proses lean, bakat, dan otomatisasi.
Kiki Marjuki, Direktur Teknologi dan Informatika ACT mendukung penuh acara kolaborasi tersebut. Dia menuturkan acara berbagi khususnya bidang DevOps ini sebagai sarana membangun jaringan dan perkenalan baik DevOps itu sendiri maupun antar praktisi DevOps.
"Bagi ACT, acara ini sangat penting karena sistem IT lembaga kemanusiaan harus bisa dikelola dengan model teknologi, sistem dan arsitekstur terbaru dan sesuai dengan perkembangan zaman," tegasnya dalam keterangan resmi, Kamis (11/4).
Hananto pun menyambut baik kerja sama yang sudah terjalin selama ini. Dia menuturkan agar ACT dapat menjadi pembicara di masa mendatang.
"Harapan ke depannya ACT tidak hanya membantu kami sebagai tim partnership kami namun menjadi pembicara juga. Kami ingin di event-event bulanan maupun tahunan selanjutnya ACT dapat turut serta mengirimkan pembicara," kata Hananto.
Kiki juga mengharapkan jika memungkinkan bisa melahirkan platform bersama khususnya terkait dengan peningkatan kapasitas dan kapabilitas sistem IT lembaga kemanusiaan. (asa)