Kata Sandi Berikut Paling Sering Dipakai dan Rentan Diretas

CNN Indonesia | Senin, 22/04/2019 08:43 WIB
Kata Sandi Berikut Paling Sering Dipakai dan Rentan Diretas Ilustrasi kata sandi. (Foto: REUTERS/Pawel Kopczynski)
Jakarta, CNN Indonesia -- Pusat Keamanan Siber Nasional Inggris atau National Cyber Security Centre (NCSC) merilis sejumlah kata sandi (password) yang kerap digunakan dan paling rentan diretas.

Salah satu kata sandi tersebut yakni '123456'. NCSC menemukan 23,2 juta akun di seluruh dunia menggunakan kata sandi '123456'. Selain itu ada 7,7 juta akun menggunakan kata sandi hampir semua numerik yakni '123456789'.

Lalu, sebanyak 3,8 juta pengguna menggunakan kata sandi 'qwerty', 3,6 juta lainnya menggunakan kata sandi 'password' dan 3,1 juta menggunakan kata sandi '111111'.


Kata sandi 'iloveyou', 'monkey' dan 'dragon' juga masuk jajaran teratas kata sandi yang paling sering digunakan. Sementara 'myspace1' berada di peringkat 26 dengan pengguna sebanyak 735.980, kata sandi itu terindikasi digunakan untuk sosial media MySpace.

Untuk penggunaan nama sebagai kata sandi, sekitar 400 ribu pengguna internet paling umum menggunakan nama 'ashley' dan 'michael'. Sedangkan nama 'daniel', 'jessica' dan 'charlie' digunakan oleh 300 ribu pengguna.

Nama band termasuk kata sandi yang sering digunakan, seperti kata sandi 'blink182' dengan 285.706 pengguna. Nama musisi lainnya seperti '50cent', 'eminem', 'metallica' dan 'slipknot' digunakan lebih dari 140 ribu pengguna.

Beralih ke tim olahraga, Liverpool salah satu klub sepak bola yang berlaga di Liga Premier Inggris paling banyak digunakan yakni sekitar 280.723 orang. Selain Liverpool, klub sepak bola asal Inggris lainnya yakni 'chelsea', 'arsenal, 'manutd, dan 'everton' juga masuk jajaran kata sandi yang paling sering digunakan.

Daftar kata sandi dikumpulkan pada situs Have I Been Pwned yang dibuat oleh pakar keamanan Troy Hun membantu pengguna untuk memeriksa apakah alamat surel mereka muncul sebagai indikasi pelanggaran data atau tidak.

Direktur Teknis NCSC Ian Levy mengimbau pengguna internet untuk mengganti kata sandi mereka jika memakai salah satu dari daftar di atas dan menggantinya dengan kata acak yang sulit ditebak peretas.

"Kami memahami bahwa keamanan siber terasa menakutkan bagi banyak orang namun NCSC telah menerbitkan banyak saran yang mudah diterapkan untuk membuat akun Anda jauh lebih aman," tulis Levy dalam situs resmi NCSC.

Levy menyarankan pengguna internet menggunakan kata sandi yang sulit ditebak sebagai langkah awal dengan menggabungkan ketiga kata acak yang mudah diingat. "Gunakanlah kata-kata yang berkesan sehingga orang tidak bisa menebak kata sandi Anda," imbuhnya. (din/evn)