Gojek Sebut Pengemudi Dapat Ganti Rugi Jika Gofood Dibatalkan
CNN Indonesia
Rabu, 24 Apr 2019 07:51 WIB
Jakarta, CNN Indonesia -- Gojek menyebut mengatakan bahwa mitra pengemudi mereka bisa mendapatkan ganti rugi jika pesanan Gofood dibatalkan pembeli. Chief Food Officer Gojek Chaterine Hindra Sutjahyo menyebut pengembalian uang pengemudi tersebut bisa dilakukan melalui sistem.
"Kami ada sistem di mana mitra nanti telepon ke call center (pusat aduan) driver, kemudian nanti akan dikembalikan uangnya. Jadi tenang saja, kami sangat sadar terhadap isu ini dan kami selalu kembangkan sistem kami," kata Chaterine saat ditemui di acara peluncuran Hari Kuliner Nasional di kawasan Gelora Bung Karno, Jakarta Selatan, Selasa (23/4).
Namun, Chaterine menolak untuk menyebut pembatalan pesanan makanan Gofood itu sebagai order fiktif. Ia mendefinisikan order fiktif ini sebagai perubahan keinginan konsumen ketika sudah dibelikan makanan oleh mitra.
"Kalau order fiktif sekarang kami sudah punya proses. Kalau saya bilangnya itu konsumen berubah pikiran. Bukan order fiktif," ujar Chaterine.
Antar 30 juta pesanan
Selain itu Gofood pun mengklaim diri sebagai raja layanan pesan antar makanan daring di Asia Tenggara dan Indonesia. Hal ini berdasarkan jumlah transaksi Gofood yang mencapai 30 juta dalam satu bulan.
"Kami jadi layanan terbesar di Asia Tenggara itu berdasarkan jumlah order per hari. Sekarang kita itu di atas 30 juta per bulan. Ini untuk Gofood aja," kata Chaterine dalam jumpa pers acara Pembukaan Hari Kuliner Nasional di kawasan Gelora Bung Karno, Jakarta Pusat, Selasa (23/4).
"Kami ada sistem di mana mitra nanti telepon ke call center (pusat aduan) driver, kemudian nanti akan dikembalikan uangnya. Jadi tenang saja, kami sangat sadar terhadap isu ini dan kami selalu kembangkan sistem kami," kata Chaterine saat ditemui di acara peluncuran Hari Kuliner Nasional di kawasan Gelora Bung Karno, Jakarta Selatan, Selasa (23/4).
Namun, Chaterine menolak untuk menyebut pembatalan pesanan makanan Gofood itu sebagai order fiktif. Ia mendefinisikan order fiktif ini sebagai perubahan keinginan konsumen ketika sudah dibelikan makanan oleh mitra.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Antar 30 juta pesanan
Selain itu Gofood pun mengklaim diri sebagai raja layanan pesan antar makanan daring di Asia Tenggara dan Indonesia. Hal ini berdasarkan jumlah transaksi Gofood yang mencapai 30 juta dalam satu bulan.
"Kami jadi layanan terbesar di Asia Tenggara itu berdasarkan jumlah order per hari. Sekarang kita itu di atas 30 juta per bulan. Ini untuk Gofood aja," kata Chaterine dalam jumpa pers acara Pembukaan Hari Kuliner Nasional di kawasan Gelora Bung Karno, Jakarta Pusat, Selasa (23/4).
Pembeli Bisa Beri Nilai Pedagang Gofood
BACA HALAMAN BERIKUTNYA