Ousmane Bah ditangkap pada November 2018 dan digugat karena mencuri dari toko Apple. Tapi,surat penangkapan tersebut menunjukkan foto yang bahkan tidak mirip dengan Bah, sepeti tertulis dalam pemblaan hukumnya yang dimasukkan pada Senin (22/4).
Pencuri mampu mencuri produk Apple senilai US$1.200 (sekitar Rp17 juta) pada 31 Mei 2018 di Boston. Pencuri itu kemudian merampok toko Apple di New Jersey, Delaware dan Manhattan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Remaja berusia 18 tahun tersebut kemudian menggugat Apple karena penangkapan tersebut telah menyebabkan tekanan mental bagi dirinya.
Lihat juga:Prediksi Model iPhone 2019 |
Dilansir dari New York Post, Bah mengklaim penjarah itu telah menggunakan mencuri kartu identitas dirinya dan digunakan untuk menyamar sebagai drinya. Kartu identitas itu mencakup nama, alamat, dan informasi pribadi lain, namun tidak menyertakan foto. Bah percaya kalau identitas ini digunakan Apple lewat program keamanannya dan mencocokannya dengan wajah Bah.
Bah mengakui baru mengetahui kesalahan sistem pengenalan wajah Apple setelah ia mendapatkan surat pemanggilan dari pengadilan kota Boston. (jnp/eks)