Kaspersky Catat 50 Juta Serangan Siber di Indonesia pada 2018

CNN Indonesia, CNN Indonesia | Jumat, 26/04/2019 08:23 WIB
Kaspersky Catat 50 Juta Serangan Siber di Indonesia pada 2018 Ilustrasi. (Istockphoto/M-A-U)
Jakarta, CNN Indonesia -- Kaspersky Lab mencatat 50 juta serangan online yang menyerang pengguna internet di Indonesia sepanjang 2018. Jumlah ini menandakan peningkatan sebesar 240 persen dibandingkan di tahun 2017 lalu.

Fakta ini akhirnya menempatkan Indonesia di peringkat ke-20 sebagai negara dengan serangan online terbanyak pada 2018, dimana 38.80% pengguna hampir terinfeksi dari jenis ancaman tersebut.

Secara keseluruhan, Kaspersky Lab mendeteksi setidaknya 50,025,386 serangan online pada komputer pengguna Kaspersky Security Network di Indonesia.
2017 lalu, hanya terdapat sekitar 14 juta lebih ancaman yang terdeteksi. Mayoritas 77,12% ancaman web dalam dua tahun terakhir terdeteksi dari pengguna pribadi, sementara 22.88% dari pengguna bisnis.


"Peningkatan ancaman online di antara 2017 dan 2018 bisa dikatakan sebagai tren global, dimana faktor potensialnya bisa bermacam-macam mulai dari ancaman mobile, banking trojan, penambang koin, adware dan riskware," kata Peneliti Keamanan di Kaspersky Lab Jepang, Suguru Ishimaru dalam keterangan resmi yang diterima CNNIndonesia.com, Rabu (24/4).

Kaspersky kemudian menyarankan langkah-langkah efektif untuk melindungi diri dari ancaman online.

Pertama, tingkatkan kemampuan kontrol akses yang dilengkapi dengan kata sandi yang kuat. Kedua, perbarui perangkat lunak secara teratur dan ikuti seluruh persyaratan dengan tepat.
Ketiga lindungi jaringan Anda dari serangan siber dengan memfilter akses yang tidak sah, dan konten berbahaya.

Keempat, terapkan security patch dan pastikan keamanan konfigurasi semua sistem komputer terpelihara. Kelima, gunakan solusi keamanan yang andal dan mampu memberikan pertahanan mutakhir dari serangan online berbahaya (jnp/age)