SpaceX Akan Luncurkan Kapsul Kargo Crew Dragon pada 1 Mei

Tim CNN Indonesia, CNN Indonesia | Selasa, 30/04/2019 06:37 WIB
SpaceX Akan Luncurkan Kapsul Kargo Crew Dragon pada 1 Mei Ilustrasi. (SpaceX-Imagery/Pixabay)
Jakarta, CNN Indonesia -- SpaceX secara resmi akan meluncurkan misi kapsul kargo Crew Dragon pada Rabu (1/5) mendatang. Kapsul tanpa awak ini akan diluncurkan ke Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) pukul 07:59 waktu setempat dari Space Launch Complex 40 Cape Canaveral, Florida, AS.

Hal itu pun dikonfirmasi oleh akun Twitter resmi SpaceX yang mengatakan bahwa uji penembakan kapsul Falcon 9 telah selesai, maka dari itu SpaceX peluncuran Crew Dragon pada 1 Mei.




Dilansir dari Space, salah satu perwakilan SpaceX mengatakan bahwa pihaknya akan menggunakan waktu empat hari untuk uji api statis Falcon 9, yang akan menembakkan mesin tahap pertama atau dikenal dengan booster secara singkat. Uji coba itu merupakan aktivitas standar yang dilakukan SpaceX sebelum meluncurkan roket-roketnya.

Misi kargo Dragon milik SpaceX ini akan menjadi penerbangan kapsul ke-17 yang dilakukan SpaceX untuk NASA. Crew Dragon akan membawa percobaan perangkat keras dan peralatan lainnya untuk para astronaut yang tergabung pada Ekspedisi 59 di ISS.
Selain itu, SpaceX juga memiliki kontrak untuk menerbangkan astronaut ke ISS menggunakan pesawat ruang angkasa baru milik SpaceX yang telah dilakukan uji coba terbang pertama Maret lalu.

Sebelumnya, SpaceX sempat menunda uji coba kapsul ruang angkasa Crew Dragon usai muncul gumpalan asap oranye saat dijajal di Cape Canaveral, Florida.

Namun, perusahaan transportasi luar angkasa AS milik Elon Musk ini memastikan bahwa tidak ada korban cedera akibat insiden tersebut. Administrator NASA Jim Bridenstine pun mengungkapkan pihaknya telah mengetahui hasil uji coba kapsul SpaceX Crew Dragon.

Uji coba mesin yang sempat gagal itu dilakukan guna mengetahui kemampuan Crew Dragon saat mengangkut astronaut dan kemungkinan adanya kesalahan selama mengorbit.
Selama proses pengujian, delapan mesin SuperDraco yang tertanam di dalam kapsul akan menyala yang dapat menunjukkan bahwa yang tertanam di dalam kapsul akan menyala yang dapat menunjukkan bahwa kapsul ruang angkasa ini dapat menarik diri menjauh dari roket.

Selain dirancang untuk menjaga kru astronaut, mesin SuperDraco ini juga digunakan jika terjadi keadaan darurat selama penerbangan berlangsung. SpaceX sendiri telah menguji keberhasllan fungsi mesin SuperDraco pada peluncuran 2015 silam.

Sebelumnya, kapsul tanpa awak SpaceX, Crew Dragon berhasil mendarat di bumi pada 9 Maret lalu setelah dilakukan pada 2 Maret. Kapsul ini diluncurkan di landasan NASA di Kennedy Space Center di Cape Canaveral, Florida, AS.

Kapsul ini harus membuktikan bahwa sistem parasutnya dapat bertahan dari penjarahan melalui atmosfer Bumi dalam keadaan utuh, sekaligus menjaga kargo di dalamny tetap aman.

Selain SpaceX, NASA juga mempercayakan proyek antariksanya kepada Boeing untuk membuat kapsul dan roket untuk misi ruang angkasa. Keduanya mengantongi dana US$6,8 miliar untuk menjalankan misi tersebut. (din/age)