Raksasa media sosial ini mengatakan akun, laman, dan grup tersebut menerapkan taktik serupa untuk menyesatkan orang lain dengan informasi hoaks yang mereka buat. Secara rinci ada 62 akun, 10 laman, dan 25 grup yang dihapus Facebook.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Facebook menerangkan akun-akun yang dihapus dilihat berdasarkan perilaku, bukan konten yang diunggah. Akun, grup, dan laman tersebut diketahui menggunakan identitas palsu untuk membuat unggahan dan mengarahkan pengguna ke situs lain di luar Facebook.
Selain itu, Facebook juga melaporkan menghapus 21 akun instagram yang dianggap terkoordinasi dengan jaringan penyebar hoaks dari Rusia. Unggahan akun-akun ini terkait dengan kabar di Austria, Baltik, Jerman, Spanyol, Ukraina, dan Inggris.
Aksi 'bersih-bersih' Facebook berlanjut setelah sebelumnya melaporkan telah menghapus 2.632 halaman, grup, dan akun yang diduga memiliki keterkaitan dengan Iran, Rusia, Makedonia, dan Kosovo dengan dalih menyebar propaganda. (evn)