Orang Indonesia Royal Sumbang Dana, Gojek Luncurkan Gogive

CNN Indonesia | Rabu, 08/05/2019 19:35 WIB
Orang Indonesia Royal Sumbang Dana, Gojek Luncurkan Gogive Ilustrasi (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Jakarta, CNN Indonesia -- Warga Indonesia menempati peringkat satu warga negara yang paling dermawan di seluruh dunia. Ini adalah data berdasarkan survei World Giving Index 2018

Berdasarkan laporan tersebut, Indonesia menempati posisi pertama dengan skor 59 persen. Angka yang sama diperoleh negara Australia di posisi dua. Masih dari survey yang sama, warga Indonesia juga jadi warga yang paling royal menyumbangkan uang (78 persen) dan waktu (53 persen).

Keduanya unggul dari Australia (71 persen dan 40 persen). Sementara untuk menolong orang asing, Indonesia ada di angka 46 persen, kalah dari Australia di angka 65 persen.


Status warga negara paling dermawan ini, menurut Gojek sejalan dengan makin meningkatnya program donasi secara online pada 2018 di Indonesia yang mencapai angka 119 persen dibandingkan 2017.

"Ramadan tahun lalu donasi yang dikumpulkan Gojek itu meningkat 12 kali lipat dibandingkan 2017 melalui transaksi Gopay," kata Nila dalam peluncuran layanan Go-Give di Jakarta, Rabu (8/5).

Selain itu Gojek juga mencata selama bulan Ramadan, pengguna Gojek sering memberikan tip untuk para mitra pengemudi melalui Gopay.

"Kedermawanan tip dikumpulkan mitra driber pada bulan Ramadan 2018 itu Rp 10,4 miliar. Dan itu baru melalui Gopay tipsnya belum yang tunai. Jadi pengguna gojek baik baik," ujar Nila.

Berdasarkan data-data tersebut, kali ini Gojek meluncurkan layanan Go-Give yang memudahkan pengguna untuk melakukan donasi. Gojek berkolaborasi dengan situs penggalangan dana Kitabisa.com.

Melalui Go-Give, Gojek menawarkan transaksi yang lebih aman, transparan, mudah, dan efisien, hanya dalam satu aplikasi.

"Kami luncurkan Go-Give yang bisa mudahkan penguna Gojek untuk berdonasi, zakat, infaq dan sedekah. Dengan menggunakan aplikasi Gojek dan sudah terintegrasi dengan Gopay," ujar Nila.

CEO Kitabisa.com Alfatih Timur mengatakan kerja sama dengan Gojek akan memaksimalkan donasi bagi orang yang membutuhkan. Pasalnya Gojek memiliki ekosistem yang besar baik dari jumlah pengguna dan sistem pembayaran digital.

"Berdasarkan data ada 70 ribu transkasi di Go-Give bahkan sebelum . Ada 2 ribu user yang terlibat," kata Alfatih. (jnp/eks)