Diuji Terbatas, Kartu Kredit Apple Dibagikan ke Karyawan

eks, CNN Indonesia | Senin, 13/05/2019 09:38 WIB
Diuji Terbatas, Kartu Kredit Apple Dibagikan ke Karyawan Ilustrasi (REUTERS/Clodagh Kilcoyne)
Jakarta, CNN Indonesia -- Akhir pekan lalu, beredar foto yang menampilkan bentuk dari kartu kredit besutan Apple. Kartu tersebut saat ini baru dibagikan di antara pegawai perusahaan yang berbasis di Cupertino, Amerika Serikat tersebut. Namun, Benjamin Geskin berhasil mendapat bocorannya.



Kartu ini dibagikan kepada pegawai Apple sebagai bagian dari versi beta semi-tertutup (semi-private). Foto yang diposkan oleh Geskin merupakan kartu resmi, namun ia merahasiakn nama pengguna asli kartu itu dan menutupinya dengan namanya sendiri.


Sebelumnya dilaporkan bahwa untuk mengaktifkan kartu tersebut, pengguna mesti mengaktifkan lewat tag NFC yang ada dalam kemasan kartu. Pengguna mesti mendekatkan kemasan kartu yang ber-NFC sembari mengaktifkan aplikasi Apple Wallet.

Saat aplikasi dibuka, dekatkan ponsel ke tag NFC yang ada dikemasan. Maka kartu kredit dan aplikasi pun siap digunakan. Pemasangan kartu kredit dengan Apple Wallet ini serupa dengan cara memasangkan Apple AirPod ke iPhone.

Kartu kredit Apple ini terbuat dari titanium dan diukir dengan nama pengguna di bagian metalnya. Tidak seperti kartu kredit pada umumnya, kartu metal ini tidak memiliki identitas lain yang dicetak dibodi kartu, seperti nomor kartu, tanggal kadaluwarsa kartu, dan kode CCV, seperti dilaporkan MacRumors.

Bagian depan kartu hanya berisi nama pengguna, cip, dan logo Apple. Bagian belakang kartu terdapat logo Mastercard dan Goldman Sachs yang merupakan rekanan layanan kartu kredit Apple.

Sebelumnya, Apple mengumumkan kalau kartu ini tidak mengenakan biaya, seperti biaya keterlambatan dan biaya pertukaran matauang asing. Biaya bunga yang dikenakan antara 13-24 persen tergantung dari tingkat kredit seseorang. 
plikasi Apple Wallet juga memasukkan sejumlah fitur untuk membantu pengguna membayar kredit mereka dan menjaga biaya bunga mereka tetap rendah. Sehingga, sejak awal pengguna bisa mengetahui berapa biaya yang harus mereka bayar tiap bulan.

Apple ingin agar sebagian besar transaksi Apple Card terjadi secara elektronik. Untuk itu, ia memberikan program cashback 1 persen jika transaksi menggunakan kartu fisik, tiga persen untuk pembelian produk Apple, dan dua persen untuk pembayaran menggunakan Apple Pay.

Kartu fisik diberikan sebagai simbol status dan digunakan untuk tempat-tempat yang tidak memiliki fasilitas pembayaran tanpa kontak lewat NFC (contactless), seperti dilansir 9to5 Mac.  

[Gambas:Youtube] (eks/eks)