Satelit Internet SpaceX Starlink Siap Meluncur

Tim, CNN Indonesia | Senin, 13/05/2019 12:39 WIB
Satelit Internet SpaceX Starlink Siap Meluncur Ilustrasi. (SpaceX-Imagery/Pixabay)
Jakarta, CNN Indonesia -- Perjalanan luar angkasa dengan membuat kolonisasi di Mars bukan menjadi satu-satunya ambisi milik Bos Space X Elon Musk.

Dilansir dari Slashgear, sebelum mewujudukan rencana kolonisasi ke Mars, Musk bersiap meluncurkan konstelasi satelit Internet. Dalam cuitannya, Musk memamerkan satelit internet Starlink yang sedang dimasukkan ke dalam roket Falcon 9.




Ada 60 satelit yang siap untuk melakukan uji coba pada Rabu, (15/5) waktu setempat.

Nantinya, jika proyek ini berjalan akan ada sebuah jaringan dengan 12.000 satelit terbang di orbit Bumi yang rendah, mengirimkan konektivitas Internet ke mana saja di Bumi.


Beberapa mungkin menyebut proyek tersebut bernama Skynet tetapi Musk dan SpaceX menyebutnya inisiatif Starlink. FCC telah memberikan persetujuannya asalkan perusahaan dapat meluncurkan setengah dari jumlah itu dalam enam tahun ke depan.

SpaceX berencana untuk meluncurkan satelit dalam dua kelompok, satu dengan 4.409 satelit dan yang lain dengan 7.518 satelit.

Sejauh ini, ia hanya meluncurkan 2 satelit uji, TinTin A dan TinTin B. Ini akan menjadi batch terbesar. Dia memperkirakan bahwa mereka perlu meluncurkan 6 set lebih dari 60 satelit untuk cakupan kecil.

Musk dan perusahaan merahasiakan detail untuk Starlink, tetapi SpaceX bukan satu-satunya perusahaan yang membidik langit. Bahkan Amazon, yang akan mendapat banyak manfaat dari rasi bintang besar satelit untuk bisnis AWS-nya, memasuki arena Internet hingga gaming.

Perusahaan tidak tanpa masalah. Bulan lalu, SpaceX baru saja mendapat persetujuan dari FCC untuk menerbangkan satelit di orbit yang lebih rendah berdasarkan tes TinTin mereka.
Perusahaan meyakinkan komisi, publik, dan bahkan pesaing bahwa satelit ini dapat dipadamkan dan akan terbakar pada saat masuk, mengurangi risiko menabrak orang dan struktur di tanah. (age/age)