Setelah judul diubah, berita tersebut bisa ditangkap layar atau screencapture. Cuitan video yang diunggah pada Kamis, (16/5) ini telah dilihat 363 ribu kali dan diretweet sebanyak 20,7 ribu. Cuitan ini pun mengundang replay lebih dari seribu balasan.
Warganet ini kemudian membuat sebuah thread yang mengajarkan cara untuk melakukan pengeditan judul tersebut. Thread ini kemudian menjadi ramai karena banyak warganet lainnya yang mencoba membuat 'hoaks' dengan mengganti judul berita yang ada.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berita sebelum diedit. (Tangkapan layar via Twitter) |
Judul ketika mulai diedit. (Tangkapan layar via Twitter) |
Judul setelah selesai diedit (Tangkapan layar via Twitter) |
Setelah diedit, ditangkap layar bak judul aseli. (Tangkapan layar via Twitter) |
Dalam cuitan yang diunggah oleh warganet tersebut, dia mengambil koding dari sebuah forum yang berisi pertanyaan mengganti teks dalam browser Chrome. Ketika kami mencoba di beberapa browser lain, memang kode javascript ini tidak bekerja.
Namun, ada pula warganet yang mengungkapkan betapa berbahayanya langkah pengeditan tersebut disebarluaskan. Pasalnya, ini bisa 'mengundang' orang menyebarkan hoaks.
Pengamat menyebut pemalsuan situs yang dilakukan dengan mengedit judul dari situs media tertentu akan sulit dibedakan. Sehingga, pengguna diimbau untuk lebih hati-hati.
"Capture-nya akan sulit sekali dibedakan dengan aslinya," jelas Alfons Tanujaya, pengamat keamanan siber dari Vaksin.com ketika dihubungi CNNIndonesia.com lewat pesan teks, Jumat (17/5).
"Capture-nya akan sulit sekali dibedakan dengan aslinya," jelas Alfons Tanujaya, pengamat keamanan siber dari Vaksin.com ketika dihubungi CNNIndonesia.com lewat pesan teks, Jumat (17/5).
Untuk itu, pengamat keamanan dari perusahaan keamanan ESET, Yudhi Kukuh menyarankan agar pengguna melakukan pencarian terlebih dulu untuk membuktikan kebenaran berita yang dilihat.
"Minimal googling judul (dulu)," terangnya saat dihubungi terpisah.
(age)
Berita sebelum diedit. (Tangkapan layar via Twitter)
Judul ketika mulai diedit. (Tangkapan layar via Twitter)
Judul setelah selesai diedit (Tangkapan layar via Twitter)
Setelah diedit, ditangkap layar bak judul aseli. (Tangkapan layar via Twitter)