Grab Tantang Pengembang AI Cari Solusi untuk Asia Tenggara

eks, CNN Indonesia | Selasa, 11/06/2019 13:37 WIB
Grab Tantang Pengembang AI Cari Solusi untuk Asia Tenggara Ilustrasi. (Foto: CNN Indonesia/Hesti Rika)
Jakarta, CNN Indonesia -- Grab memulai kompetisi bagi pengembang aplikasi untuk mempromosikan penggunaan data dan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/ AI) demi mengatasi beberapa permasalahan era modern di Asia Tenggara.
  
Menurut Head of AI Initiatives Grab, Wui Ngiap Foo pihaknya percaya bisa memanfaatkan teknologi untuk kebaikan. Foo mengklaim Grab memiliki salah satu data set terbesar di kawasan Asia Tenggara, yang jika dikombinasikan dengan AI dapat membantu membuat suatu kota menjadi lebih pintar, baik, dan aman. 

"Melalui 'AI for S.E.A', kami ingin mengajak masyarakat untuk mengikuti misi ini dengan tujuan membangun Asia Tenggara. Mereka akan mendapat kesempatan untuk bekerja dan belajar dari tim data science dan AI tingkat dunia, untuk bersama-sama membentuk solusi AI bagi kebaikan sosial," jelasnya dalam keterangan tertulis.

Untuk menyelesaikan serangkaian masalah yang dimaksud, Grab menantang pengembang untuk mencari solusi atas tiga tema berikut ini.


Traffic Management
Kemacetan lalu lintas di kota-kota di Asia Tenggara adalah salah satu yang terburuk di dunia, yang juga berdampak pada mobilitas dan pertumbuhan ekonomi. Dengan data Grab, pengembang ditantang membuat model AI yang dapat mengurangi kemacetan di jalan-jalan di Asia Tenggara.

Computer Vision 
Dengan membuat pemesanan kendaraan lebih efisien, penumpang akan mendapatkan kendaraan pesanan mereka lebih cepat, dan pengemudi bisa memperoleh penghasilan yang lebih banyak. Pengembang ditantang membuat model data yang bisa mengidentifikasi kendaraan lebih optimal, seperti detail merek dan model kendaraan.

Safety
Asia Tenggara berkontribusi terhadap 25 persen kematian di jalan raya. AI diharapkan bisa proaktif mengidentifikasi pengemudi ceroboh dan berbahaya secara langsung guna menghindari terjadinya kecelakaan.

"Kami percaya bahwa AI dapat menemukan cara terbaru untuk mengubah kehidupan jutaan orang di Asia Tenggara menjadi lebih baik. Karena itu, kami berinvestasi dalam jumlah besar untuk data science, machine learning, dan kapabilitas AI milik kami," ungkap Managing Director Grab Indonesia Neneng Goenadi.

50 orang peserta terbaik akan ditawarkan kesempatan untuk bekerja secara penuh di Grab dan memperoleh hadiah uang tunai untuk lima orang terbaik. Pemenang utama akan mendapatkan hadiah sebesar 10 ribu dolar Singapura. (evn)