Grab Antisipasi Lonjakan Penumpang Saat Lebaran

CNNIndonesia, CNN Indonesia | Kamis, 30/05/2019 03:43 WIB
Grab Antisipasi Lonjakan Penumpang Saat Lebaran Ilustrasi. (CNN Indonesia/Hesti Rika)
Jakarta, CNN Indonesia -- Presiden Grab Indonesia Ridzki Kramadibrata mengatakan bahwa saat hari Raya Lebaran, pihaknya memberikan himbauan kepada mitra pengemudi untuk tidak mudik namun langkah itu tidak bersifat memaksa.

"Kita tahu orang-orang pada mudik kan ternyata kebutuhan transportasi di Jakarta pun pada saat lebaran itu ternyata masih sangat tinggi," kata Ridzki kepada awak media usai peresmian Grab Excellence Center di Cilandak, Jakarta Selatan, Rabu (29/5).

"Tentunya kita menentukan beberapa hal yang pertama adalah melakukan himbauan kepada mitra pengemudi tidak usah mudik pada hari H lebaran. Kita melakukan imbauan kepada mereka untuk melayani pelanggan, tidak ada paksaan di situ karena ini kan semuanya bebas cuma kita lakukan himbauan," lanjut dia.
Selain itu, Grab memberikan sejumlah informasi terkait daerah mana saja yang menjadi titik kekurangan layanan transportasi berdasarkan data internal Grab tahun lalu.


"Kedua memberikan informasi juga kepada mereka area-area mana yang di tahun sebelumnya yang biasanya kekurangan sehingga lebih fokus kepada daerah-daerah tersebut," jelas Ridzki.

Kendati demikian, Grab pun menyadari bahwa ada ketimpangan dalam melayani penumpang saat lebaran. Hal itu berkaitan dengan banyaknya transportasi lain yang juga melayani penumpang seperti MRT dan TransJakarta.

Ditanya soal apakah mitra pengemudi akan mendapatkan insentif atau bonus bagi yang beroperasi saat lebaran, Ridzki mengatakan pihaknya akan memberikan bonus tersebut.

"Insentif tuh selalu kita berikan untuk memastikan kita bisa memberikan insentif kepada mereka untuk bisa berada di layanan Grab pada saat dibutuhkan, tentunya mekanisme itu akan ada," tuturnya.
Lebih lanjut Ridzki mempersilahkan para mitra pengemudi yang mudik untuk beroperasi di kampung halamannya. Ia mengatakan terlebih dahulu mitra pengemudi harus mengisi formulir yang ada di aplikasi sebelum lebaran.

"Iya jadi multi city salah satu layanan kita untuk supaya mitra pengemudi walaupun mereka bersilahturahmi di kampung halaman tapi daftarin mau di mana, tidak bisa sembarangan juga karena kalau sembarangan nanti ya berantakan," pungkasnya. (din/age)